N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KRI Raden Eddy Martadinata 331

PKR 10514, Kapal frigat pertama produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Krait

Kapal patroli 40 m berbahan almunium alloy produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

Panser Canon 90mm

Kendaraan militer dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

PT44 Gudel

Kendaraan taktis militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Sabtu, 30 April 2011

Jasfilin, Software Akuntansi Pertama di Indonesia

BATURRADEN--MICOM: PT Prosperita Sistem Indonesia yang juga menjadi distributor antivirus ESET NOD32 asal Slovakia, meluncurkan sistem akuntansi pertama di Indonesia yang menggunakan cloud computing.

Dengan cloud computing, user hanya memerlukan koneksi internet untuk mengerjakannya tanpa instalasi software. Jasfilin.com adalah sistem akuntansi yang dibuat dengan sederhana, mudah dan tentunya tetap menomorsatukan keamanan data pengguna.

Jasfilin.com diambil dari kata Just Fill In, dan seperti namanya aplikasi ini dapat menghemat biaya sebuah perusahaan karena produk tersebut tidak memerlukan instalasi software. Hanya tinggal masuk ke website dan mengisi data sesuai nama pengguna dan password layaknya mengakses Facebook.

"Jasfilin.com memberikan kemudahan dengan jumlah user tidak terbatas. Jika anda memakai software yang di-install, user biasanya dibatasi dan aplikasi hanya dipakai di komputer dimana software tersebut ter-install," kata Chrissie Maryanto Direktur Marketing PT Prosperita Sistem Indonesia dalam acara peluncuran produk cloud software as a service (SaaS) di Hotel Queen Baturraden, Jawa Tengah, Jumat (29/4).

Lebih lanjut, Chrissie menjabarkan kelebihan teknis yang dimiliki oleh Jasfilin.com antara lain, tidak memerlukan system requirement PC yang tinggi karena web-based. Jasfilin bisa dikerjakan di semua operating system yang memiliki browser, dan jasfilin dapat digunakan di beberapa PC yang berbeda sekaligus tanpa khawatir lisensi.

Mengenai keamanan yang ada dalam jasfilin.com, aplikasi akuntansi tersebut telah menggunakan sertifikat keamanan kelas dunia yaitu Secure Socket Layer (SSC) Security, Network dan server security yang memastikan data anda aman untuk digunakan.

Ketua Tim Aplikasi jasfilin.com Anastasia Kurniati mengatakan, jasfilin.com memiliki tiga jenis produk yaitu jasfilin gold, jasfilin platinum dan jasfilin project.

Fitur yang terdapat dalam ketiga jenis produknya antara lain user tak terbatas, jurnal umum, penjualan, pembelian (termasuk pajak), bank, laporan dan analisis. Khusus fitur analisis, jasfilin gold tidak memiliki fitur tersebut.

"Data pengguna selalu aman dan koneksi terasa ringan karena saat pengguna akses, mereka akan diarahkan ke server terdekat," ujarnya.

Untuk masa promo, jasfilin dapat anda sewa dengan harga promo Rp2.900 ribu per bulan. Anda bisa menikmati layanannya hanya dengan mendaftarkan diri pada aplikasi yang dapat dijalankan lewat situs www.jasfilin.com.

Jasfilin.com sangat cocok bagi perusahaan yang memiliki pihak akunting sebagai penunjang kemajuan perusahaan mereka dan tentunya memudahkan perusahaan baik dari segi biaya maupun teknis. (*/OL-9)


MediaIndonesia

Pembajakan Software di Indonesia Tinggi

JAKARTA--MICOM: Tingkat pembajakan software di Indonesia masih tinggi, yaitu 84%. Hal ini diungkapkan Djarot Subiantoro, Ketua Umum Asosiasi Piranti Lunak Indonesia (ASPILUKI) di Jakarta, Jumat (29/4). Lebih lanjut, ia menjelaskan hal ini terjadi karena tidak adanya kepastian akan pengakuan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Menurut data Business Software Alliance (BSA), tahun 2007 tingkat pembajakan software adalah 84% hingga tahun 2010 meningkat menjadi 86%.

Djarot menjelaskan industri software Indonesia merupakan pilar penting dalam memperkuat ekonomi Indonesia. "Terutama karena industri software tidak hanya menyangkut aspek ekonomi," ungkapnya. Namun juga mencakup berbagai dimensi lainnya seperti kreativitas, kapabilitas dan kemampuan sumber daya manusia Indonesia.

Djarot menambahkan perlunya edukasi secara konsisten dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran publik dalam menegakkan etika dalam menghargai hak orang lain termasuk HAKI.

Hal ini diamini oleh Agung Damar Sasongko, Kepala Bagian Pertimbangan Hukum dan Litigasi Direktorat Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual. Ia menyatakan pembajakan dalam hal apapun termasuk pembajakan software bisa mematikan kreativitas. "Orang akan merasa tak perlu berkreasi lagi karena ada kekhawatiran karyanya dibajak," jelasnya.

Ia menjelaskan pemerintah telah berupaya melakukan perlindungan HKI dengan meningkatkan edukasi dan penegakan hukum dengan melakukan koordinasi bersama institusi yang terkait masalah perlindungan HAKI. "Dalam waktu dekat pemerintah juga akan melakukan amandemen terhadap UU yang berkaitan dengan hak cipta," ungkapnya. di sini akan dilakukan penyempurnaan dalam hal pengaturan agar meningkatkan penegakan hukum di bidang hak cipta.

Di samping itu Dirjen HAKI juga mengharapkan kerja sama dengan pihak lain untuk usaha penegakan hukum HKI. Dirjen HAKI juga akan memberikan dukungan kepada pihak yang mengembangkan inovasi di Indonesia. (*/OL-11)


MediaIndonesia

Pricearea.com Jadi Startup Lokal Terfavorit

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang Echelon 2011 Indonesia Satellite yang berlangsung, Jumat (29/4/2011) di Jakarta telah usai. Sebanyak 10 startup lokal terpilih telah mempresentasikan ide maupun layanannya di depan panel juri dan investor.

Di ajang ini, 10 pebisnis digital berunjuk gigi untuk membuktikan kecemerlangan idenya. Mereka akan memperebutkan tiket ke Echelon 2011 di tingkat Asia yang akan berlangsung di Singapura.

Pemenang kompetisi tingkat Indonesia ini memang tak langsung diumumkan hasilnya. Namun, tamu yang hadir diberi kesempatan untuk memilih peserta favoritnya. Mereka diminta menempelkan stiker pada banner yang bertuliskan nama-nama peserta produknya. Pemenang favorit akan meraih People Choice Award.

Setelah dilakukan proses pemilihan, terpilih Pricearea.com sebagai pemenangnya. Andry Suhaili, founder dan CEO pricearea pun kontan sumringah. Meski sedikit kaget, Andry bisa menebak mengapa tamu menyukai produknya.

"Ya mungkin karena konsepnya Pricearea ini memang yang dibutuhkan. Kalau saya lihat sebenarnya 100 persen tamu bisa jadi user," katanya.

Faktor lain, menurut Andry, adalah presentasi yang mungkin memikat tamu. Andry sendiri menilai bahwa peserta lain dalam Echelon 2011 punya ide yang tak kalah brillian hingga dirinya pun sempat grogi. "Apalagi ini ruangannya dingin sekali, tambah nervous deh," tambahnya.

Pricearea.com adalah situs penyedia layanan pencarian online atau search engine khusus belanja. Situs ini mengumpulkan informasi barang dari toko online. Dengan melakukan pencarian di situs ini, pengguna bisa menemukan barang yang diinginkan lebih mudah, tanpa perlu membuka banyak toko online.


KOMPAS

Tetap Optimistis meski Dikritik Pedas

JAKARTA, KOMPAS.com - Di antara semua startup yang presentasi pada Echelon 2011 Indonesia Satellite, Jumat (27/4/2011), di fCone, fX Plaza, Jakarta, salah satu yang mendapat kritik pedas adalah Rockto. Saking pedas kritiknya, Kristian Nalindra, si presenter tampak grogi.

Kritik pedas itu berasal dari Andi S Budiman, salah satu dewan juri yang juga pernah menggerakkan Plasa.com sebagai CIO (chief information officer). Ia mengatakan, "Bolehkah saya jujur? Kalau saya boleh mengatakan, saya tak melihat adanya value kalau user datang ke situs Anda."

Dengan konsep yang ada, menurut Andi, bisnis yang digerakkan Kristian bersama rekannya akan sulit untuk berhasil. Menurutnya, sulit juga bagi bisnis yang dibangun Rockto untuk menghasilkan uang.

Menanggapi komentar tersebut, usai presentasi Kristian mengatakan, "Ya, sebenarnya kita nothing to lose sih datang ke event ini. Kita bisa ikut Echelon 2011 ini aja udah untung. Kita udah coba siapin sih sebenarnya sebelumnya."

Kristian mengakui, mungkin persiapan yang dilakukan kurang matang. "Ya mungkin karena persiapannya kurang maka pesannya kurang sampai sasaran. Tapi kita tetap optimis bisnis kita bisa berkembang," urainya.

Mustafa Kemal, CEO Rockto mengatakan bahwa perkembangan unique user sangat baik. "Bulan Januari hanya 20 ribu sekarang jadi 225 ribu. Lalu pageview-nya itu 2-4 halaman," ungkap Mustafa.

Rockto.com adalah layanan yang menyediakan tempat bagi pengguna untuk berbagi like dan interest. Mereka juga bisa saling memberi komentar atas konten yang di-share. Untuk menggunakan layanan ini, pengguna dapat langsung login menggunakan akun Facebook atau Twitter.


KOMPAS

Pengalaman Pertama Banyak Hal Tak Terduga

JAKARTA, KOMPAS.com - Pitching di Echelon 2011 Indonesia Satellite menjadi pengalaman pertama Deche Pangestu, CTO Tasterous, layanan mobile yang mengumpulkan informasi makanan dari para penggunanya lewat jejaring sosial.

"Ini pertama kali saya pitching. Jadi tadi sempat nervous. Tadinya CEO-nya yang mau berangkat, tapi karena ada urusan di Singapore, jadinya saya yang berangkat," ungkap Deche kepada Kompas.com usai pitching.

Sudah yang pertama kali, Deche harus menghadapi pertanyaan sulit. Misalnya, apa beda layanannya dengan info makanan lain, mengapa orang harus menggunakannya dan bagaimana bersaing dengan layanan serupa. Deche mengakui kewalahan dengan beberapa pertanyaan juri yang belum terprediksi.

"Misalnya tadi pertanyaan kalau mengembangkan bisnis secara global. Belum pernah terpikir sebelumnya," paparnya. Alhasil ia pun kurang siap menjawabnya.

Masih untung, persiapan pitching tak terlalu mendadak. Deche masih punya kesempatan mempersiapkan selama seminggu. Ia pun hanya mempresentasikan konsep Tasterous dengan file yang biasa dipakai untuk presentasi.

Sekedar diketahui, layanan Tasterous yang menyediakan tempat berbagi foto dan info makanan berbasis lokasi ini ternyata baru diluncurkan. Meski demikian, Deche mengatakan bahwa Tasterous saat ini telah memiliki 500 user dan 600 data makanan. Saat ini layanan yang sudah tersedia adalah untuk BlackBerry. Sementara, untuk iPhone dan Android akan tersedia dalam 1-2 bulan mendatang. Saat ini, pengembangan untuk iPhone dan Android sudah mencapai 80 persen.


KOMPAS

Jumat, 29 April 2011

Digital Reader Buatan Indonesia Tak Kalah Canggih

WWW.WAYANGFORCE.COM

JAKARTA, KOMPAS.com
- Salah satu aplikasi yang populer saat perangkat tablet mulai marak adalah digital reader untuk membaca buku-buku digital. Setiap produsen perangkat tablet biasanya menyertakan aplikasi bawaan. Namun, aplikasi digital reader independen buatan pengembang lokal juga tak kalah bagus.

Pengembang lokal di Tanah Air pun turut meramaikan tren baru membaca konten buku-buku digital tersebut. Salah satunya WayangForce, sebuah digital reader buatan Phasedev. Salah satu kelebihan dari WayangForce adalah multi-platform. WayangForce tersedia di iPad, Android dan secara online di situs web www.wayangforce.com.

"Banyak digital reader yang hanya ekslusif ke satu platform. Menurut kami ini salah, karena publisher dan media ingin mendapatkan exposure dan aksesibilitas yang luas. Melihat statistik kami, yang membaca lewat situs kami juga banyak," ungkap Wenas Agusetiawan, CEO dari PhaseDev dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

terakhir, WayangForce baru saja merilis versi terbarunya untuk iPad. Dengan dirilisnya versi terbaru ini, diharapkan pengalaman pengguna menjadi lebih baik dan lebih cepat. "Kami menerima masukan yang konstruktif dari para pengguna kami," ujar Wenas. "Hanya dalam waktu satu bulan, kami telah meningkatkan kinerja dan kemampuan WayangForce, dan sekarang sudah di-approve oleh Apple," tambahnya.

WayangForce dikembangkan oleh PhaseDev, sebuah startup lokal dibidang mobile. Mereka mengembangkan WayangForce karena mereka melihat tren digital reader dalam 4 tahun lagi akan lebih dominan daripada media cetak. "Sudah tidak jamannya lagi pergi ke toko buku atau kios majalah. Cukup buka apps WayangForce, pilih, bayar atau untuk yang gratis tinggal unduh dan majalah sudah bisa dibaca," ujar Jeffry Anthony, CTO PhaseDev.

Rata-rata ukuran file yang harus di download lebih kecil 20 persen dari digital reader lainnya. Bahkan ada yang sampai 50 persen. Berpindah halaman pun sekarang menjadi jauh lebih cepat.

"Server kami juga di Indonesia, jadi waktu unduh menjadi semakin cepat. Kita berani dibandingkan dengan digital reader lainnya, bahkan yang punya Apple sekali pun. Kami tidak ingin terlalu fancy, tapi lebih ke usability," jelasnya.

Saat ini WayangForce sedang melakukan kerjasama dengan beberapa publisher seperti Megindo, Kompas, Gramedia, SWA, Media Millenia, Balai Pustaka dan masih banyak lagi.

"Kami tidak hanya fokus pada majalah. Selain majalah, kami juga mendekati publisher buku dan komik. Kami bahkan mendukung self-publishing," ungkap Rinanti, marketing untuk WayangForce. "Pokoknya kami tidak membatasi hanya publisher-publisher besar," tegasnya.

Mengenai mekanisme pembayaran, khusus untuk iPad menggunakan kartu kredit yang sudah terintegrasi dengan App Store. Sedangkan untuk situs web dan Android, WayangForce menggunakan mekanisme voucher dengan satuan Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000.

PhaseDev dikembangkan oleh trio Wenas Agusetiawan selaku CEO, Dimas Surya selaku CFO dan Jeffry Anthony selaku CTO. Di bawah pimpinan mereka, PhaseDev kini telah menjadi bisnis yang berkembang pesat dan sudah untung, dengan 30 pengembang piranti lunak yang profesional di dalam tiga departemen mereka: pengembangan aplikasi mobile, pengembangan aplikasi desktop dan pengembangan situs web. Sebelumnya, Phasedev juga menggarap beberapa aplikasi untuk perusahaan-perusahaan lokal seperti Bagus Group, Axioo Computer, Bank Mega, Tempo, Megindo, dan sebagainya.


KOMPAS

PLN Rencanakan "Pilot Project Smart Grid"

Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta, salah satu pembangkit utama berkapasitas 500 MW yang memasok listrik wilayah Jakarta dan sekitarnya.

JAKARTA, KOMPAS.com
- PLN merencanakan pilot project smart grid di Jakarta, Batam, dan Bangka. Hal tersebut diungkapkan Suroso Isnandar, Sekertaris Tim Smart Grid PLN dalam diskusi panel yang digelar dalam acara Business for Environment Summit, Kamis (28/4/11) di Hotel Shangri La, Jakarta.

Suroso mengungkapkan, saat ini rencana pilot project itu masih dalam pengkajian. Namun, ia mengatakan, "Investasi untuk pilot project ini tidak akan banyak karena kita lakukan dalam skala kecil dahulu."

Investasinya dinilai lebih kecil dari pengembangan mikrohidro. Pilot project tersebut direncanakan akan menggunakan teknologi yang sudah mapan.

"Teknologi yang sudah ada akan kita manfaatkan semaksimal mungkin. Kita akan pelajari dan asses, jadi enggak asal teknologi baru kita terapkan," katanya.

Menurut Suroso, penerapan smart grid dalam skala luas masih merupakan proses jangka panjang. Bahkan di negara maju seperti kawasan Eropa, teknologi ini masih relatif baru. Sementara di negara Asia seperti Korea, umumnya yang dilakukan masih pilot project. Ia mengatakan, PLN takkan langsung melompat.

"Visibilitasnya mesti dipelajari dulu. Karena smart grid ini terkait dengan masalah investasi, masalah uang. Kalau kita terapkan, dampaknya akan menguntungkan enggak buat kita," paparnya.

Saat ini, kata Suroso, PLN masih berupaya mengupayakan kecukupan daya sehingga seluruh masyarakat mendapat listrik, kehandalan jaringan, dan memperbaiki kualitas layanan. Smart grid akan memberikan nilai tambah jika ketiga hal dasar tersebut sudah tercukupi.

Untuk menerapkan smart grid, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Dalam hal pengaturan beban listrik misalnya, Suroso mengatakan, "Itu kan partisipasinya masih volunteer. Kita nggak bisa mengutak-atik beban Anda kalau tidak memiliki kesepakatan."

Dengan memiliki kesepakatan, maka PLN bisa melakukan langkah tertentu. "Misalnya kita matikan socket ke mesin cuci sehingga pada jam-jam tertentu mesin cuci tidak bisa digunakan. Lalu ada beberapa langkah lain lagi yang kita bisa lakukan," urai Suroso.

Suroso mengatakan, pada salah satu elemen smart grid yakni mengupayakan listrik dari pembangkit kecil berbasis energi terbarukan, swasta bisa ikut berperan mendorong penerapan smart grid. "Misalnya yang berbasis angin, solar, mikrohidro. Pada prinsipnya jaringan PLN terbuka untuk itu," katanya.

Saat ini, langkah seperti mengambil listrik yang diproduksi oleh pembangkit mikrohidro sudah dilakukan di beberapa wilayah, misalnya Jawa Barat dan Banjarnegara. Namun, jumlahnya masih kecil karena berasal dari pembangkit yang kapasitasnya di bawah 10 MW.

Smart grid merupakan integrasi teknologi cerdas dalam jaringan listrik, baik pembangkit, distribusi maupun pada tingkat konsumen. Teknologi yang diterapkan bisa meliputi komunikasi dan kontrol, misalnya smart meter dan load control atau pengaturan beban.


KOMPAS

Tambang Kecil Juga Bisa Rusak Lingkungan

Petugas Satpol PP menghentikan kegiatan penambangan galian C di Bukit Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/3/2011)

JAKARTA, KOMPAS.com
- Ketua Kamar Dagang dan Industri Suryo Bambang Sulisto mengatakan, industri pertambangan harus dipantau ketat terkait dengan upaya menjalankan bisnis sekaligus mempertahankan lingkungan tetap lestari.

"Sektor pertambangan ini saya kira harus dipantau ketat karena limbah pertambangan ini bisa sangat merusak. Jadi kita harus beri perhatian khusus," katanya usai menghadiri Business for Environment Summit, Kamis (28/4/2011) di Hotel Shangri La, Jakarta.

Menurutnya, perhatian tak cuma perlu diberikan pada pelaku aktivitas tambang yang sudah besar, tetapi juga yang skala menengah dan kecil. "Yang kecil ini kita khawatirkan dampaknya bisa lebih merusak. Kalau yang besar kan memang sudah perusahaan publik dan terpantau," urainya.

Selain sektor tambang, pengawasan juga perlu dilakukan pada sektor lain yang berpotensi menghasilkan limbah berbahaya.

Menurutnya, mengupayakan bisnis yang ramah lingkungan tak cuma akan melindungi lingkungan, tetapi juga membantu bersaing dengan bisnis lain di luar negeri. B4E digelar dari 27-29 April 2011 atas kerjasama pemerintah Indonesia, Global Initiatives dan WWF.

Suryo mengatakan, "Dalam ajang B4E ini kita bisa mendapatkan masukan dan solusi tentang cara atau teknologi yang paling mutakhir dalam bisnis untuk membantu melestarikan lingkungan."


KOMPAS

Bunga Bangkai Kembali Mekar di Cibodas

Salah satu Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum) koleksi Taman Wisata Mekarsari, terlihat berbunga, Kamis (12/11). Tanaman langka yang banyak dijumpai di Pulau Sumatera ini memiliki tinggi mencapai 2,3 meter.

JAKARTA, KOMPAS.com
- Bunga bangkai di Kebun Raya Cibodas akan kembali berbunga untuk ketiga kalinya dalam bulan Mei 2011. Sebelumnya, bunga ini berbunga pertama kali pada tahun 2003 dan kembali berbunga pada 10 Mei 2007.

Amorphopallus titanum biasanya tumbuh di tempat terbuka yang relatif miring dan mendapat banyak cahaya matahari. Bunga ini juga biasa tumbuh di tanah yang gembur dan banyak mengandung humus serta memiliki aerasi yang baik. Pengelola Kebun Raya Cibodas pun menempatkan bunga langka ini di belakang guest house, lokasi yang paling mirip dengan habitat aslinya.

Bunga bangkai raksasa yang ada di Kebun Raya Cibodas dibawa dari Sumatera. Pada tahun 2000, tim eksplorasi Kebun Raya Cibodas mengambilnya dari Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi, pada ketinggian 680 meter di atas permukaan laut dan menanamnya kembali pada 26 Juni 2000.

"Dulu bunga ini ditanam di belakang rumah kaca, tetapi karena tanahnya merah maka dipindah ke lokasi yang sekarang. Tanahnya lebih banyak mengandung humus," kata Makmur, salah seorang pegawai Kebun Raya Cibodas yang ikut menanam Amorphopallus titanum.

Bunga yang memiliki tiga fase pertumbuhan ini--vegetatif (berdaun), generatif (berbunga), dorman (istirahat)--berbunga setiap empat tahun sekali. Oleh sebab itu masa berbunganya menjadi momen istimewa yang selalu ditunggu-tunggu.(National Geographic Indonesia/Agung Dwi Cahyadi)


KOMPAS

Mal Virtual untuk Bermacam Layanan "Daily Deal"

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan daily deal yang meniru model bisnis Groupon di AS makin marak di Tanah Air. Setiap penyedia layanan menawarkan diskon besar-besaran untuk anggotanya dengan pilihan produk beraneka ragam.

Karena menyediakan potongan harga sebagai strategi bisnis seperti yang dilakukan Groupon, layanan-layanan tersebut lebih sering dikenal sebagai groupon clone. Layanan seperti itu memang sangat diannti konsumen karena memberikan diskon besar. Di sisi lain, klien yang lebih mudah untuk memperkenalkan atau mengkampanyekan produk atau jasanya dengan budget terbatas.

Saking maraknya, layanan daily deal di Indonesia saat ini bahkan tercatat tak kurang dari 30 jenis menurut data terakhir Teknojurnal. Untuk berbelanja, pengunjung internet tentu harus melakukan transaksi ke masing-masing penyedia layanan. Namun, untuk sekadar shopping, melihat-lihat, atau mencari penawaran di semua layanan groupon clone ini, kini telah ada yang menyediakannya.

Ibarat mal virtual, Superbestdeal.com menjadi pengumpul layanan daily deal Indonesia. Keberadaan agregator atau pengumpul layanan daily deal bertujuan memudahkan pengunjung web untuk melihat beragam daily deal yang ada tanpa harus membuka situs tersebut satu per satu. Masing-masing penyedia layanan daily deal akan menyediakan hanya 1-2 deal per hari, hal ini akan memberikan kesulitan untuk membandingkan dari masing-masing penyedia layanan tersebut yang saat ini berjumlah 30.

"Layanan ini juga tidak mengganggu aktifitas website yang dikumpulkan karena seluruh groupon clone tersebut mendapatakan revenue dari setiap deal yang dibeli, justru keberadaan Superbestdeal.com memberikan channel akses baru kepada semua website yang di-aggregate," jelas Terry, CTO dari Superbestdeal.com.

Superbestdeal.com bukanlah groupon clone, tetapi memposisikan diri sebagai pengumpul informasi dari website-website groupon clone, sehingga para penggila diskon dapat dengan mudah melihat penawaran-penawaran di mana saja yang bisa mereka liat didalam satu halaman. Bisnis daily deal diperkirakan bakal masih akan berkembang apalagi Groupon secara resmi ikut bermain dengan mengakuisisinya Disdus.com.


KOMPAS

10 Startup Lokal Berebut Tiket ke Echelon 2011

JAKARTA, KOMPAS.com - Bertemu dengan investor merupakan salah satu kesempatan yang dinanti-nantikan para pengusaha baru alias startup. Pertemuan yang langka menjadi kesempatan bagi mereka untuk unjuk ide untuk mendapat masukan, syukur-syukur investor tertarik menyuntikkan dananya.

Maka, event Echelon 2011 Indonesia Satellite, Jumat (29/4/2011), di fCone, FX Plaza, Jakarta, dari pukul 13.00-18.30, menjadi momentum yang ditunggu-tunggu. Sebanyak 10 startup lokal dari Indonesia yang terpilih berkesempatan mempresentasikan ide bisnisnya di depan panel juri dan investor atau sering disebut proses pitching dan disaksikan sekitar 300 undangan.

Mereka akan memperebutkan tempat melawan 30 startup lainnya yang melakukan pitching pada acara serupa di Singapura, Malaysia, dan Hong Kong. Jika startup Indonesia berhasil melalui penjurian ini, mereka akan menjadi bagian dari 10 perusahaan/startup yang terpilih untuk presentasi pada Echelon 2011 yang akan diadakan di Singapura pada tanggal 16-17 Juni 2011.

Pemenang di Echelon 2011 Singapura akan mendapatkan software, hardware, dan mentoring dari Microsoft, Nokia dan Yahoo! SouthEast Asia. Mereka juga akan mendapatkan hadiah dari Plug and Play Tech Centre, AppSumo, dan 37 Signals. Untuk pitch yang paling populer di Echelon 2011 Indonesia Satellite juga berkesempatan mendapatkan People's Choice Award pada Echelon 2011 Indonesia Satellite berupa 6 bulan lisensi Microsoft Azure gratis dan juga mentoring bisnis dan teknikal dari Microsoft.

Echelon 2011 Indonesia Satellite gratis dan dibuka untuk umum. Acara ini diselenggarakan e27 Singapura menggandeng komunitas startup Indonesia, #StartupLokal.

10 finalis dipilih dari lebih dari 90 perusahaan startup oleh Willson Cuaca, seorang partner pada perusahaan Venture Capital East Ventures, yang sudah banyak berinvestasi ke startup di Indonesia. Sejumlah juri yang akan memberikan penilaian yakni:

  • Aulia Masna, jurnalis teknologi dan komentator di DailySocial.net dan the Jakarta Globe,
  • Shinta Dhanuwardoyo – Nusantara Ventures, mantan CEO Plasa.com
  • Andi S. Boediman – Partner , Ideosource, mantan CIO Plasa.com
  • Satya Witoelar – Co-Founder, Yahoo! Koprol.
  • Aulia Halimatussadiah – CTO NulisBuku.com, inisiator #StartupLokal
  • Martin Hartono – Direktur GDP Ventures, mantan Manager teknologi bisnis di Djarum.
  • Aaron Tan – Investment Associate dari Singtel Innov8, Venture Capital yang memiliki lebih dari 160 juta dollar dan berinvestasi pada perusahaan teknologi secara global.
  • Colin Charles – Malaysian Technologist, hacker dan investor. Direktur Open Ocean Investments.

KOMPAS

8 Kiat Menghindari Kesalahan Manusia Pada Pusat Data

Jakarta - Pusat data dinilai bak makhluk hidup, yang selalu tumbuh dan berkembang. Namun kesalahan manusia begitu riskan dalam operasional pusat data, hingga tak segan menyebabkan penghentian proses kerja cukup besar.

Mengingat risiko yang bisa ditimbulkan oleh faktor kesalahan manusia terhadap pusat data, mereka yang memasuki fasilitas pusat data harus mengikuti aturan dan kebijakan untuk mencegah kejadian yang tak diinginkan.

"Pusat data itu seperti makhluk hidup yang selalu tumbuh dan berkembang dengan beragam bagian," ujar Ahmad Moshiro, Director of Power Technical Support for Emerson Networ Power, Liebert Services dalam satu kesempatan di Emerson Network Power Learning Center.

"Tak diragukan lagi faktor kesalahan manusia dalam pusat data menyebabkan penghentian proses kerja yang cukup besar, dan ini bisa dihindari dengan mengikuti beberapa langkah sederhana," imbuh Moshiro.

Simak kiat-kiat untuk menghindari kesalahan tersebut versi Emerson Network Power, perusahaan perlindungan infrastruktur pusat data, yang dikutip detikINET, Jumat (29/4/2011).

1. Memberi tanda pada tombol emergency off
Di pusat data, tombol emergency off biasanya terletak di dekat pintu. Tombol ini seringkali tidak diberi tanda dan dalam keadaan darurat bisa tertekan secara tak sengaja, dan mengakibatkan matinya daya di seluruh pusat data. Ketidaksengajaan ini bisa dihindari dengan melabeli dan memberi pelindung pada tombol emergency off agar orang tidak sembarangan menekannya.


2. Metode pendokumentasian prosedur
Ini adalah jawaban bagi kesalahan yang tak terduga karena faktor manusia. Prosedur pendokumentasian bertahap dan berorientasi pada tugas ini mengurangi atau menghilangkan risiko yang berkaitan dengan performa pemeliharaan. Jangan batasi prosedur hanya pada satu vendor dan pastikan ada rencana cadangan seandainya ada kejadian yang tak diinginkan.


3. Pelabelan komponen yang benar
Jika perangkat pelindung seperti pemutus sirkuit tidak dilabeli dengan benar, ini bisa berdampak langsung pada kegiatan pemuatan pusat data. Untuk mengoperasikan sistem daya secara benar dan aman, seluruh tombol harus dilabeli dengan tepat, termasuk diagram one-line untuk memastikan berjalannya urutan operasi dengan benar. Harus ada prosedur untuk memastikan pelabelan perangkat sudah dilakukan dengan benar.


4. Pengoperasian sistem secara konsisten
Seringkali para manajer pusat data terlalu nyaman dalam mengoperasikan sistem, sehingga kadang mereka tidak mengikuti prosedur, melewatkan beberapa tahapan, atau melaksanakan prosedur berdasarkan ingatan saja. Bisa saja suatu ketika mereka secara tak sengaja mematikan peralatan yang salah. Sangatlah penting untuk memastikan bahwa semua prosedur operasional up to date dan mengikuti instruksi pengoperasian sistem.


5. Pelatihan pegawai tanpa henti
Pastikan semua individu yang memiliki akses ke pusat data, termasuk pegawai TI, personil darurat, keamanan dan pegawai pusat data, memiliki pengetahuan dasar dari perlengkapan yang ada sehingga mereka tidak mematikan perlengkapan secara tak sengaja.


6. Kebijakan akses aman
Perusahaan yang tidak memiliki kebijakan akses aman ke pusat data rentan akan pembobolan keamanan. Memiliki kebijakan keamanan yang mengharuskan setiap tamu didampingi memungkinkan manajer pusat data mengetahui siapa yang masuk dan keluar pusat data setiap waktu.


7. Penegakan kebijakan makanan/minuman
Zat cair memiliki risiko tinggi sebagai penyebab korslet bagi komponen penting komputer. Cara terbaik mengomunikasikan kebijakan makanan/minuman adalah dengan menempelkan kebijakan tersebut di pintu masuk dan menekankan pentingnya penegakan kebijakan itu.


8. Menghindari kontaminan
Tidak menjaga kualitas kebersihan udara dalam ruangan bisa menyebabkan partikel debu yang tidak diinginkan masuk ke dalam server dan infrastruktur TI lainnya. Masalah ini bisa diatasi dengan memastikan semua personil yang memasuki pusat data memakai sepatu boot anti statis, atau dengan meletakkan keset di pintu luar pusat data.

Ini termasuk peralatan pengemasan dan pembongkaran di luar pusat data. Peralatan yang bergerak di dalam pusat data meningkatkan kemungkinan adanya serabut dari kotak pengepakan yang menyelip di rak server dan infrastruktur TI lainnya.( ash / ash )


detikInet

Ratusan Mahasiswa Medan Ikut Kompetisi Aplikasi Android

Huawei IDEOS, ponsel CDMA pertama berbabsis Android 2.2 Froyo

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kompetisi pembuatan aplikasi berbasis platform Android yang digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (28/4/2011) diikuti lebih 200 mahasiswa.

Tingginya antusias mahasiswa itu terlihat jelas dengan antrian panjang di pintu masuk ruangan selang tiga jam dimulainya acara. Pihak panitia menyebutkan, 200 lebih mahasiswa itu berasal dari 10 perguruan tinggi di Medan, seperti USU, Politeknik Medan, Budi Darma, Potensi Utama, LP3I, Logika, MBP, Mikroskil, UISU, dan Panca Budi.

Acara yang diselenggarakan PT Indosat Mega Media (IM2) itu melibatkan Google Admob sebagai dewan juri untuk memerebutkan hadiah utama Rp 25 juta itu. "Kompetisi ini bertujuan menjaring potensi mengembangkan aplikasi berbasis android, dengan harapan menarik minat generasi muda berbisnis di internet," kata GM Business Planning and Development IM2, Hermanudin di Medan, Kamis (28/4/2011).

Menurutnya, acara sejenis sudah digelar di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Jakarta, ITB Bandung, dan ITS Surabaya. Khusus di Medan, acara akan dimulau pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB. (*)


Tribunnews

Kamis, 28 April 2011

Penetrasi Broadband Indonesia Terendah

Indonesia tertinggal sekitar 3 tahun di belakang Filipina dan Thailand.

Modem Broadband

VIVAnews
- Frost & Sullivan mencatat tingkat penetrasi broadband di Indonesia merupakan salah satu yang terendah di Asia Tenggara. Indonesia tertinggal sekitar 3 tahun di belakang Filipina dan Thailand.

"Indonesia tertinggal sekitar 3 tahun di belakang Filipina dan Thailand dari segi tingkat penetrasi broadband," jelas Country Director Frost & Sullivan Indonesia, Eugene van de Weerd dalam surat elektroniknya kepada VIVAnews.com, Rabu malam 27 April 2011.

Karena itulah maka Frost & Sullivan memprediksi penetrasi broadband di Indonesia hingga 2012 masih rendah. "Pada tahun 2012, tingkat penetrasi broadband pada industri rumah tangga diprediksi akan meningkat hanya 3 persen menjadi 5 persen dari 2 persen pada tahun 2010," ungkap Eugene.

Senior Consultant Information & Communication Technologies Frost & Sullivan Indonesia, Iwan Rachmat menambahkan rendahnya pentrasi broadband masih terkendala harga yang tinggi. Menurut Iwan penetapan harga untuk 2MBPS di Indonesia merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan harga yang diterapkan di pasar negara-negara lain.

Sebagai perbandingan, harga paket 2 MBPS di Indonesia harganya mencapai US$ 87,03 per bulan dengan rata-rata menawarkan diskon 5 persen. Jika dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia harganya hanya US$ 51,64 per bulan dengan bundling modem gratis.

Sementara itu harga paket 2 MBPS di Filipina hanya US$ 43,27 per bulan dengan tawaran gratis preview IP TV dan dengan diskon panggilan telepon internasional. Paling murah di Thailand dengan harga US$ 21,32 per bulan ditambah potongan harga 2-5 persen.

"Dengan distribusi fiber yang lebih luas dan meningkatnya kompetisi, harga tinggi yang ditawarkan melalui paket-paket yang tersedia diperkirakan akan mengalami penurunan di masa mendatang," Iwan menyimpulkan.

Sementara itu, dalam laporan Frost & Sullivan bertajuk “The Emergence of a New Wireless Broadband Service Provider”, mencatat Cina dan Peru akan menunjukkan adanya potensi pertumbuhan yang besar untuk penetrasi broadband.

"Dengan populasi sebesar 1,35 miliar dan, melakukan penetrasi ke Cina merupakan pilihan yang jelas," ungkap Senior Consultant of Information and Communication Technologies Frost & Sullivan James Brehm.

"China menduduki peringkat kedua di AS dalam hal nominal PDB pada akhir 2010, sedangkan peringkat penetrasi broadband Cina masih di bawah negara-negara lain." Katanya.

Peru juga diposisikan sebagai pasar broadband nirkabel yang tengah berkembang pesat dimana penggunaan internet meningkat 10 persen dari total populasi di tahun 2003 menjadi 25 persen dari total populasi pada akhir tahun 2008, menurut statistik dari Bank Dunia. (umi)


VIVAnews

Pemerintah Dorong Praktek Bisnis Ramah Lingkungan

Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta. TEMPO/Firman Hidayat

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta berharap Indonesia Business Council for Sustainable Development jadi mitra pemerintah. "Juga pengendali internal terhadap kecenderungan penyimpangan yang dilakukan perusahaan," ujar Gusti pada acara pembentukan lembaga yang dipelopori enam perusahaan besar itu di Jakarta, kemarin.

Menurut Gusti, pengusaha merupakan salah satu pemangku kepentingan dalam pembangunan berkelanjutan. Pemerintah, katanya, iri dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), yang lebih terlebih dahulu membuat dewan yang terkait dengan pembangunan berkelanjutan.

Dewan ini memang dibentuk oleh Asia Pacific Resources International (April), Garuda Indonesia, Medco Power Indonesia, BNI 46, Bakrie Telecom, dan Holcim Indonesia. Dewan ini merupakan chapter Indonesia dari World Business Council for Sustainable Development, yang merupakan kerja sama sekitar 200 perusahaan besar di dunia untuk mendorong pembangunan berkelanjutan.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Harian Dewan Nasional Perubahan Iklim Rahmat Witoelar. Menurut Rahmat, polusi akibat aktivitas industri mencemari lingkungan dan membutuhkan biaya besar untuk memulihkannya. "Praktek bisnis yang ramah lingkungan atau hijau menguntungkan bagi negara dan masyarakat," kata mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup itu.

Namun, Rahmat tidak setuju jika pemerintah membentuk lembaga yang mengurusi isu ini. Tugas pemerintah, katanya, membuat regulasi, "Jangan berdagang." Dia menyoroti kerugian yang dialami beberapa perusahaan milik negara.

Selain dua pejabat di atas, Menteri Perindustrian Muhammad Hidayat juga memberi sambutan pada acara pembentukan Indonesia Business Council for Sustainable Development. Menurut Hidayat, pembangunan berkelanjutan merupakan paradigma baru dan menjadi bagian dari mitigasi perubahan iklim.[UNTUNG WIDYANTO]


TEMPOInteraktif

"Styrofoam" Ini Ramah Lingkungan

JAKARTA, KOMPAS.comBahan pengemas styrofoam atau polystyrene menjadi salah satu pilihan yang paling banyak digunakan dalam bisnis pangan, khususnya restoran-restoran siap saji. Padahal, penggunaan styrofoam selain dapat berakibat buruk pada kesehatan, juga berdampak negatif bagi lingkungan.

Namun, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, styrofoam tidak lagi menjadi masalah yang dapat mengancam lingkungan. Baru-baru ini sebuah perusahaan swasta memperkenalkan oxodegradable polystyrene, kemasan pangan ramah lingkungan pertama buatan Indonesia, di mana polystyrene yang selama ini digunakan diperbaharui dengan tambahan oxium yang membuat styrofoam bersifat oxodegradable dan cepat terurai dalam waktu lebih-kurang empat tahun.

“Saat ini oxodegradable polystyrene box telah diaplikasikan sebagai kemasan makanan ramah lingkungan di salah satu restoran siap saji. Hal ini tentunya menunjukan kesadaran masayarakat untuk peduli lingkungan semakin tinggi,” ujar Sugianto Tandio, CEO Presiden Direktur PT Tirta Marta Indonesia, dalam bincang santai bersama media dengan tema "Enhanced Your Lifestyle: Greener Living with Oxodegradable Polystyrene", Selasa (26/4/2011).

Perlu diketahui, oxium merupakan aditif yang ditambahkan ke dalam polystyrene sehingga dapat mempercepat terjadinya proses degradasi, di mana diperlukan waktu lebih-kurang empat tahun untuk menguraikan polystyrene di alam. Dengan penambahan oxium, polystyrene akan bersifat oxodegradable, yakni terdegradasi melalui mekanisme oksidasi yang dipicu dengan adanya UV, panas, cahaya, oksigen, dan mechanical stress.

Oxodegradable polystyrene telah memenuhi standar aman sebagai kemasan pangan dari BPOM sehingga masyarakat tidak perlu ragu menggunakannya,” ujar Sugianto.

Menurut Sugianto, polystyrene yang telah ditambahkan oxium juga telah melewati tes migrasi yang dilakukan di Balai Besar Kimia dan Kemasan, Jakarta. Hasilnya, tidak ditemukan elemen toksik dalam oxium, dan berdasarkan standard RoHS 2006 (hasil pengujian Sentra Teknologi Polimer) menegaskan bahwa oxium aman untuk lingkungan.

“Dengan berbagai inovasi hijau yang kami miliki, oxium sebagai pelopor teknologi ramah lingkungan bangga bisa berperan aktif dan berkontribusi bagi kelestarian lingkungan hidup sekaligus menghijaukan bumi,” katanya.

Data dari Indonesia Expanded Polysterine Association (Inaepsa) menunjukkan bahwa warga Jakarta setiap harinya menghasilkan sampah sebesar 6.000 metrik ton, di mana 44,63 persen (2.700 metrik ton) merupakan sampah nonorganik dan 55,37 persen (3.300 metrik ton) sisanya merupakan sampah organik. Dalam angka tersebut, sampah plastik dan kertas yang dihasilkan warga Jakarta sebesar 900 metrik ton setiap harinya.

“Dengan adanya oxodegradable polystyrene ini diharapkan bukan saja dapat mengurangi masalah sampah plastik yang tidak terurai, tetapi juga menjadi langkah awal bagi produsen dan masyarakat untuk melestarikan lingkungan,” ujar Sri Bebassari, Ketua Indonesia Solid Waste Association (InSWA). Oxium sendiri telah mendapatkan sertifikat green label dari InSWA.


KOMPAS

Mengukur Kandungan Karbon Taman Nasional

Dua perkebunan besar seluas 2.000 hektar dan 3.153 penduduk yang sudah ada lebih dulu dalam Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur, sebelum ditetapkan menjadi Taman Nasional.

JEMBER, KOMPAS.com
- Sedikitnya 60 orang aktivis pecinta lingkungan bersama tokoh masyarakat, petani, lembaga swadaya masyarakat dan staf Taman Nasional Meru Betiri melakukan pengukuran kandungan karbon. Hasil temuan kelompok masyarakat, tercatat kandungan karbon di kawasan taman nasional itu sebesar 170 ton hingga 300 ton per hektar dalam kurun waktu tahun 2011.

Ini diungkapkan kepala Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Bambang Darmadja dan Koordinator Peneliti Gas Rumah Kaca Kantor Kementerian Kehutanan Ari Wibowo di Bandealit, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur, Rabu (27/4/2011). Kelompok masyarakat itu sudah bisa mengukur sendiri kandungan karbon yang terdapat di kawasan hutan taman nasional, kata Bambang Darmadja.

Sebanyak 60 kader konservasi terlatih menghitung kandungan karbon itu, sebagian besar atau 70 persen adalah kelompok tani atau pemanfaat hutan kawasan taman nasional, Lembaga Swadaya Masyarakat Konservasi Alam Indonesia Lestari (KAIL), sidanya dari staf TNMB. "Kami menghitung kandungan karbon pada 40 plot di dalam kawasan taman nasional dan setiap plot luasnya 20 x 100 meter," kata Suparman, dari kelompok tani.

Ia mengakui, tiap plot kawasan hutan di taman nasional memiliki perbedaan vegetasi sehingga antara satu vegetasi dengan lainnya memiliki kandungan karbon berbeda. Hasil pengukuran itu, terendah sekitar 170 juta ton karbon dalam tahun ini, sedang tertinggi ada yang sampai 300 ton per-hektar tahun ini.

Padahal luas kawasan Taman Nasional Meru Betiri secara administratif meliputi dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Jember sekitar 58.000 hektar. "Namun secara keseluruhan kandungan karbon sumbangan dari Taman Nasional Meru Betiri masih dihitung," kata Ari Wibowo.

Untuk itu, TNMB bekerja sama dengan Intrenastional Tropical Timber Organistion (ITTO) yang berkedudukan di Jepang ingin meningkatkan kemampuan agar kandungan karbon menjadi lebih tinggi lagi. Untuk itu, mereka memanfaatkan kelompok masyarakat dan siswa sekolah dasar supaya melakukan penanaman pohon di sekitar kawasan dan perkampungan.

Menurut Ari Wibowo, sejak tahun 2000-2005 terjadi pengalihan fungsi hutan setiap tahunnya sekitar 1,2 juta hektar. Sebelum itu, angka pengalihan fungsi hutan justru lebih tinggi. Untuk itu, melalui Reducing Emition from Deforestation and Degradation (REDD) diharapkan mampu memberi jawaban kepada dunia akan kesungguhan Indonesia memperbaiki lingkungan dengan memperbanyak kandungan karbon.

Caranya dengan melakukan penanaman pohon sebanyak-banyaknya, baik di kawasan konservasi maupun lahan milik masyarakat. "Makanya program satu milyar penenaman pohon harus benar-benar dilakukan," kata Bambang Darmadja.


KOMPAS

Rabu, 27 April 2011

Ponsel Sumbang 30 Persen Kecelakaan di Jakarta

Jakarta - Setiap hari sekitar 3 orang meninggal dunia akibat kecelakaan di Jakarta, dan selama setahun sekitar 1.000 orang. Angka itu sudah melebihi korban perang.

Hal itu disampaikan Kasat Patwal Polda Metro Jaya AKBP Ipung Purnomo di sela-sela peluncuran Motorola Bluetooth Headset, Wellcomm Shop di Pondok Indah, Jakarta (26/4/2011).

Pengguna kendaraan pun dihimbau untuk lebih berhati-hati di jalan. "Angka itu melebihi korban perang. Bukan tidak mungkin angka tersebut akan bertambah jika penghendara masih tidak memikirkan keselamatan dirinya dan orang lain," lanjutnya..

Ipung pun menuturkan 30 persen kecelakaan lalu lintas di Jakarta disebabkan menggunakan telepon genggam. Fenomena itu menurutnya terjadi akibat konsentrasi pengemudi yang terpecah akibat menggunakan telepon genggam.

"30 persen kecelakaan disebabkan menggunakan handphone. Itu data di 2010," pungkas Ipung.

Karenanya kepolisian bakal menindak tegas bagi pengendara yang masih menggunakan telepon genggam sebagaimana tercantum dalam undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas pasal 283 yang berbunyi.

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)."

Sementara data Polda Metro Jaya mengeluarkan data 1.000 pelanggaran pengguna sepeda motor dan mobil.

"Ada 1.000 pelanggaran sepeda motor dan mobil dalam beberapa bulan terakhir. Kita akan terus menindak tegas para pengguna jalan," tutupnya.( ikh / eno )


detikInet

Infrastruktur Broadband Harus Dibangun Bersama

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengingat pentingnya peranan ICT bagi perekonomian suatu negara, maka pembangunan infrastruktur broadband yang selama ini menjadi tantangan sebaiknya dikerjakan bersama-sama.

Hal tersebut dikemukakan oleh Presiden Direktur Indosat Mega Media (IM2) Indar Atmanto, di Jakarta, Selasa (26/4/2011).

"Konektivitas ICT di Indonesia, masih 1-2 persen penetrasinya," ungkap Indar.

Kecilnya angka penetrasi tersebut, di satu sisi merupakan peluang bagi pertumbuhan ICT. Tapi di sisi lain, ini menandakan masih belum memadainya infrastruktur broadband di Indonesia.

Dalam membangun infrastruktur broadband, Indar menekankan perlunya mengelompokkan wilayah Indonesia. Mengingat luasnya wilayah, dan tidak sama kondisi medan, juga populasinya.

"Itu kita bikin kluster-kluster, (ada) kluster Jawa, Sumatera, Indonesia (bagian) timur. Kenapa? itu kebutuhannya berbeda-beda soalnya," ungkapnya, yang menjelaskan ada perbedaan kebutuhan kapasitas di setiap wilayahnya.

Terkait perbedaan geografis, ia menyebutkan, penanaman kabel fiber optik lebih mudah di Jawa, karena kepadatannya tinggi dan ekonomis. Namun, untuk kluster Sumatera, model wireless lebih tepat. Perlakuan berbeda juga diterapkan untuk kluster Indonesia timur.

"Ada dua tahap di Indonesia timur. Satu adalah bagaimana kita memberikan akses dengan satelit pisah," jelasnya.

Kemudian dalam pembangunan infrastruktur ini, lanjutnya, butuh kebersamaan demi efisiensi. "Kedua, kita harus punya kebijakan untuk efisiensi nasional. Nggak semua harus bangun operator, cukup satu-dua operator saja yang ditugaskan, dan yang lain kemudian menggunakan infrastruktur itu," katanya.

Ia menyayangkan, dengan banyak duplikasi dengan tujuan berkompetisi. Harus ada pengaturan, mana yang bisa kompetisi, mana yang bisa kooperatif. Efisiensi nasional harus menjadi tujuan, mengingat pembangunan broadband ini memakan biaya yang cukup besar.

Ketika infrastruktur ini sudah memadai, maka ini bisa menjadi "jalan tol" bagi pengembangan industri kreatif hingga perangkat.

Menurutnya, perangkat pun harus berkembang. Di China, lanjut Indar, industri gadget seperti ponsel, sudah menjadi industri rumahan. "Industri lokal harus diberi ruang dan keberpihakan, karena ini triliunan (nilainya)," ungkapnya.

Selain bisa dimanfaatkan swasta, pemerintah pun bisa terbantu untuk efisiensi kerja, transparansi, dan kemudahan untuk masyarakat untuk berinteraksi dengan pemerintah melalui ICT.

"Semua resource yang ada di negara ini bisa disimplifikasi. Itu akan bawa manfaat banyak," ungkapnya menjelaskan peran ICT bagi negara. Ia juga beberapa kali menegaskan bahwa peningkatan 10 persen dari penetrasi broadband itu berkontribusi ke PDB sebesar 1,2-1,38 persen, menurut penelitian Bank Dunia.


KOMPAS

Telkomsel Raih 100 Juta Pelanggan

Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno--MI/Panca Syurkani/rj

JAKARTA--MiCOM: Jumlah pelanggan PT Telkomsel menembus angka 100 juta nomor dan menjadikan perusahaan sebagai operator seluler ke-7 terbesar di dunia.

"Pelanggan kami telah melampaui 100 juta nomor, ini menandai Telkomsel mampu memberikan tidak saja layanan dasar tetapi juga layanan komunikasi terbaru yang bersifat pribadi," kata Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, pada acara Capai 100 Juta Pelanggan, Telkomsel Menuju Era Beyond Telecommunication, di Jakarta, Selasa (26/4).

Menurut Sarwoto, pencapaian 100 juta pelanggan menjadi lebih penting lagi mengingat industri telekomunikasi seluler sudah memasuki tahap jenuh.

"Dengan jumlah pelanggan sebesar ini, Telkomsel memiliki pondasi yang kuat dan paling siap melangkah beyond telecommunication dengan layanan yang berpusat pada data," ujar Sarwoto.

Dalam upaya transformasi tersebut, di tahun 2011 Telkomsel menginvestasikan belanja modal senilai US$1,1 miliar atau sekitar Rp10,9 triliun. "Sebesar 60 persen dari belanja modal tersebut untuk peningkatan layanan broadband," ujarnya.

Saat ini 100 juta pelanggan Telkomsel dilayani lebih dari 38.000 base transceiver station (BTS), termasuk lebih dari 8.300 Node B (BTS 3G).

Pada acara yang dihadiri para pendiri Telkomsel tersebut, perusahaan memberikan penghargaan kepada mantan Presiden RI BJ Habibie sebagai pelanggan ke-100 juta.

BJ Habibie dinilai sebagai figur yang turut serta mendorong perkembangan teknologi dan informasi di Tanah Air. (Ant/OL-9)


MediaIndonesia

Selamatkan Data Pribadi Anda di Friendster!

Friendster tengah menyiapkan perwajahan baru. Data-data lama para pengguna diberangus.

Friendster, salah situs jejaring sosial pionir yang populer di Indonesia (friendster.com)

VIVAnews -
Bila Anda merupakan pengguna jejaring sosial sejak lama sebelum kemunculan Facebook, pasti Anda tahu situs pertemanan Friendster.

Friendster adalah salah satu jejaring sosial yang sangat populer walaupun akhirnya kalah pamor dengan kehadiran Facebook yang datang belakangan.

Nah, bagi Anda yang punya banyak kenangan di Friendster, baik itu foto-foto lama, artikel-artikel blog, pesan-pesan lawas, dan lain-lainnya, sebaiknya Anda mulai memindahkannya ke tempat yang aman sejak sekarang.

Friendster telah menyurati anggota-anggotanya, juga mengumumkan secara resmi di laman mereka bahwa Friendster tengah melakukan perubahan yang signifikan terhadap situs mereka pada beberapa pekan ke depan.

Kendati akun Friendster Anda akan tetap bisa diakses dengan password lama Anda, namun, akan banyak data lama Anda yang tak akan terangkut ke situs baru mereka nanti, mencakup foto, pesan, komentar, kesaksian (testimonial), teriakan (shoutout), blog, forum serta group-group yang Anda ikuti

Oleh karenanya, Friendster memberi waktu kepada para anggotanya untuk menyelamatkan data-data mereka sebelum 31 Mei 2011. Seperti dilansir oleh situs ComputerWorld, Friendster juga telah menyediakan sebuah aplikasi eksportir untuk memindahkan data-data itu ke jejaring sosial lainnya.

Ke depan, Friendster sendiri menjanjikan fitur-fitur baru yang akan membantu penggunanya bersosialisasi dan terkoneksi dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama.

"Situs baru kami didesain untuk menciptakan profil baru yang memudahkan orang terhubung dengan orang lain secara berbeda dengan jejaring sosial lain," Friendster menjanjikan.

Antara lain, di Friendster, anggotanya akan bisa bermain game dan mendengarkan musik sambil saling terhubung dengan rekan-rekannya. "Pada dasarnya, situs baru ini akan melengkapi kehadiran online Anda di jejaring sosial yang lain," kata Friendster. (umi)


VIVAnews

Selasa, 26 April 2011

Telkom Ingin Segera Kuasai Operator Kamboja

Jakarta - Telkom mengkonfirmasikan keinginannya untuk mengakuisisi saham CamGSM, salah satu operator seluler terbesar di Kamboja. Tak tanggung-tanggung, BUMN telekomunikasi ini ingin memiliki porsi yang terbesar.

"Kami inginnya bisa menguasai minimal 51% saham dan menjadi mayoritas," kata Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah di sela perayaan 100 juta pelanggan Telkomsel, di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (25/4/2011).

Saat ini, proses akuisisi tersebut sedang berlangsung dan tinggal menunggu kesepakatan harga penawaran. Rinaldi sendiri berharap akuisisi tersebut bisa tuntas di 2011 ini.

Seperti dijelaskan olehnya, untuk masuk ke CamGSM, Telkom harus bersaing dengan tiga operator telekomunikasi lainnya yaitu dari Eropa dan Asia. Tidak disebutkan siapa yang saja kompetitornya.

Rinaldi juga menjelaskan, ekspansi Telkom ke luar Indonesia sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu saat mengakuisisi saham perusahaan IT Scicom, dan bermitra dengan perusahaan asal Korea.

Akan tetapi akuisisi perusahaan jasa telekomunikasi baru akan direalisasikan dengan CamGSM. Untuk program akuisisi perseroan pada tahun 2011 menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun.

Meski begitu, Rinaldi tidak merinci dana yang disiapkan untuk masuk ke Kamboja tersebut. Ia hanya menjelaskan, dana akuisisi diluar belanja modal (capex) 2011 yang dianggarkan sekitar Rp16 triliun hingga Rp17 triliun.

"Dengan akuisisi ini, kami harap akan memberikan kontribusi langsung terhadap pendapatan," kata dia.

Sementara Executive General Multimedia Telkom, Joddy Hermady, menuturkan aksi korporasi tersebut sudah masuk dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2011.

Saat ini jumlah operator seluler di Kamboja sebanyak sembilan perusahaan. Penetrasi seluler di negara berpenduduk 14 juta jiwa tersebut baru mencapai 40%.

"CamGSM menguasai pangsa pasar terbesar di sana. Dengan begitu potensi penetrasi pasar hingga 100% masih terbuka di sana," ungkap Joddy.( rou / fw )


detikInet

Alat Penyetrum Baru, Harimau Cuma Terpental

Harimau Sumatra di Logas, Riau. AP/WWF Indonesia-PHKA

TEMPO Interaktif
, Jambi - Semakin banyaknya angka kasus perusakan kebun oleh babi di Provinsi Jambi membuat BKSDA Jambi turun tangan dengan memasang alat penghasil aliran listrik searah agar dapat mencegah babi maupun harimau memasuki kebun tanpa membunuh binatang tersebut. Selain menggunakan generator, alat itu dapat menghasilkan listrik dari tenaga surya.

"Kami akan memasang alat itu sebagai contoh yang dapat ditiru warga yang selama ini merasa sangat terganggu oleh adanya harimau maupun babi," kata Tri Siswo, Kepala BKSDA Jambi.

Harga alat itu relatif mahal, sekitar Rp 28 juta per unit, tapi binatang yang terkena sengatan listriknya tidak akan mati. Alat itu akan dihubungkan dengan kabel sepanjang 2 kilometer yang dapat dipasang mengelilingi kebun masyarakat. "Bila terkena setrum ini, (hewan) cuma terpental," katanya.

Maret lalu, pagar listrik yang digunakan petani di sekitar kawasan Taman Nasional Berbak, Jambi, menyebabkan dua ekor harimau Sumatera mati karena tersengat listrik.[SYAIPUL BAKHORI]


TEMPOInteraktif

Menkominfo: Eksplorasi TI Masih Kurang

Tifatul menyebutkan, antara inovator dengan industri belum nyambung.

SDM, kreatifitas IT tinggi yang dimiliki belum optimal diapresiasi oleh kalangan industri. (AP Photo)

VIVAnews
- Menkominfo Tifatul Sembiring mengatakan bahwa Seminar dan Workshop Digitalpreneur yang diadakan Kemenkominfo di Balai Kartini, hari ini adalah upaya pemerintah untuk mempertemukan para inovator Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan kalangan industri.

Seminar dan Workshop ini dihadiri oleh hampir 500 orang peserta dari kalangan kampus, inovator IT, pengembang software, dan pembuat animasi. Sedangkan tiga orang pembicara dari industri adalah Fofo Sariatmaja (SCTV), Rakhmat Junaedi (BTel) dan Indra Utoyo (Telkom).

Pada kesempatan itu hadir pula 3 orang inovator pemenang INAICTA (Indonesia ICT Award) yang diadakan Kemenkominfo beberapa tahun terakhir, yang telah sukses menjadi pengusaha yang memiliki omset miliaran rupiah.

“Kita dilimpahi sumber daya alam dan sumber daya manusia oleh Yang Maha Kuasa. Namun itu belum kita ekplorasi dan eksploitasi secara optimal, khususnya di bidang IT,” ujar Tifatul di Jakarta, 26 April 2011.

Pada kesempatan itu, tifatul juga mengungkapkan perkembangan industri TIK, baik di bidang telekomunuikasi, broadcasting dan juga Internet.

"Tahun 2009, volume bisnis TIK di Indonesia mencapai Rp 300 triliun, saat ini pengguna ponsel hampir 180 juta, pengguna internet hampir 45 juta. Kita sedang migrasi sistem TV dari analog ke digital. Ini semua harus dimanfaatkan inovator dalam negeri," ucap Tifatul.

Tifatul menyebutkan, SDM kita banyak, kreatifitas IT tinggi, tapi belum optimal diapresiasi oleh kalangan industri. “Istilah saya, antara inovator dengan industri belum nyambung,” ucapnya.

Seperti diungkapkan peserta, banyak kalangan inovator IT yang belum paham membuat bisnis plan, belum bankable, belum tahu di mana bisa mengembangkan hasil kreasinya.

"Salah satu bentuk kekejaman adalah membunuh ide atau kreatifitas yang baik dari anak bangsa ini. Kalangan industri harus berperan menghidupkan, menumbuhkan dan mengembangkan hasil-hasil inovator lokal,” ujar Tifatul.

Pada kesempatan itu, Menkominfo juga menghimbau agar indutri swasta membantu mengatasi pengangguran. Tifatul juga mencetuskan ide Bapak Angkat di kalangan industri terhadap kreator-kreator baru.

Pada kalangan kreator, Menkominfo berpesan agar dalam kreasinya tetap mengingat karakter bangsa. "Jangan sampai berkarya, tapi merusak moral, merusak budaya dan merusak karakter bangsa," tutup Tifatul.


VIVAnews

Dibuka, Kontes Teknologi Informasi

Per hari ini, peserta bisa mendaftar di situs resmi INAICTA 2011 hingga 17 Juli mendatang

Per hari ini, peserta bisa mendaftar di situs resmi INAICTA 2011 (www.inaicta.web.id) sampai penutupan pendaftaran pada tanggal 17 Juli 2011 mendatang. (Antara/Yudhi Mahatma)

VIVAnews
- Indonesian Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2011 secara resmi diluncurkan. Kegiatan yang didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika itu diselenggarakan untuk mendorong dan menggali potensi dan kreativitas anak bangsa di bidang TIK.

"Tujuan pemberian penghargaan ini adalah agar kita bisa menghasilkan produk dan jasa TIK yang berkualitas, memiliki daya saing dan nilai juang ke pasar domestik, regional dan internasional," kata Iskandarsyah Umar, Kepala Divisi Komunikasi INAICTA di Jakarta, 26 April 2011.

Iskandar menyebutkan, unsur kreativitas dalam bidang TIK perlu diarahkan untuk berperan dalam memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia. Dengan demikian, ia secara aktif dapat memberikan sumbangan dalam menciptakan kemakmuran bangsa.

“Ajang berskala nasional ini juga merupakan media yang tepat yang dimiliki seluruh komponen bangsa. Untuk itu, seluruh pihak yang berkepentingan selayaknya mengambil peran," ucap Iskandar.

Iskandar menuturkan, beberapa agenda yang terangkai dalam INAICTA 2011 adalah perlombaan karya cipta kreativitas digital dan inovasi di bidang TIK, konferensi, workshop dan eksibisi, kompetisi game dan robot, serta Business Matchmaking Program (BMP).

"Puncak acaranya akan ditutup dengan penganugerahan penghargaan yang dijadwalkan akan dilangsungkan di Jakarta Convention Centre, 4 dan 5 Oktober 2011,” ucap Iskandar.

Perlombaan karya cipta kreativitas dan Inovasi di bidang TIK ini dibagi dalam dua kelompok peserta dari dua puluh delapan kategori penghargaan. Kelompok peserta dibagi menjadi kelompok Student, terdiri dari siswa Sekolah Dasar hingga mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia; dan kelompok Professional yang dapat berasal dari kalangan umum, semua perusahaan yang berbadan hukum indonesia, semua lembaga pemerintah, dan semua lembaga pendidikan dan lembaga riset baik pemerintah maupun non pemerintah.

Peresmian INAICTA 2011 hari ini juga sekaligus menandai dibukanya pendaftaran untuk keikutsertaan dalam lomba karya cipta TIK di ajang itu. “Per hari ini, peserta bisa mendaftar di situs resmi INAICTA 2011 (www.inaicta.web.id) sampai penutupan pendaftaran pada tanggal 17 Juli 2011 mendatang,” kata Iskandar.

Iskandar menyebutkan, pemenang dari INAICTA 2011 juga akan mewakili Indonesia dalam ajang serupa di lingkup regional dan internasional, seperti Asia Pacific ICT Award (APICTA), World Summit Award (WSA), atau BETT Award.


VIVAnews

Pembuat Game Cilik Sharing Ilmu Lewat Buku

Buku Fahma-Hania (rns/inet)

Jakarta - Masih ingat dengan Fahma Waluya dan Hania Pracika? Setelah sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, duet kakak beradik pembuat game itu kini dengan senang hati berbagi ilmu melalui buku.

Dibantu oleh ayahnya, Yusep Rosmansyah dan tim SKACI (Sekolah Komputer Aku Cinta Indonesia), tahun ini Fahma dan Hania merilis dua buah buku yang diterbitkan oleh penerbit Anak Kita.

Wah, melihat judulnya saja sudah menarik, 'Kecil-kecil Jago Bikin Game' dan 'Kecil-kecil Jago Bikin Animasi'. Kedua buku itu dikemas sebagai bahan bacaan anak-anak. Isinya mengadopsi cara yang dilakukan Yusep dalam mengajarkan membuat game kepada Fahma dan Hania hingga mahir seperti sekarang.

"Dengan adanya buku ini, saya berharap bisa memicu munculnya anak-anak bangsa yang berprestasi lebih hebat lagi dari Fahma-Hania," kata Yusep.

Ya, kedua bocah luar biasa ini patut dijadikan contoh bagi anak-anak Indonesia lainnya. Sementara anak-anak seusianya keranjingan bermain game, Fahma dan Hania malah sudah bisa membuat game sendiri.

Keduanya sudah banyak meraih penghargaan berkat game yang mereka buat. Diantaranya, juara 1 Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2010 dan juara 1, sekaligus juara termuda ajang International APICTA (Asia Pacific ICT Alliance) Awards 2010 se-Asia Pasifik di Malaysia. Hebat bukan?

"Dengan terbitnya dua judul buku itu, penerbit Anak Kita berharap anak-anak Indonesia tidak hanya sebatas bermain game saja, tetapi juga bisa membuat sebuah karya game dan muncul juara-juara baru," kata Agus Wahadyo selaku Redaktur Pelaksana penerbit Anak Kita. ( rns / ash )


detikInet

Senin, 25 April 2011

Menhan Resmikan KRI Clurit Buatan Palindo

Dari kiri ke kanan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Dirut Bank Mandiri Zulkifli Zaini, Kadispenal Laksamana Pertama Tri Prasodjo dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Soeparno ketika menjawab pertanyaan wartawan seusai peresmian KRI Clurit di Dermaga Batu Ampar, Batam, Senin (25/4). (FOTO ANTARA/Maha Eka Swasta)

Batam (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan kapal Clurit yang memiliki panjang 40 meter, buatan putera-puteri Indonesia yang akan menambah armada mengamankan perairan Indonesia bagian barat.

"Dengan ini saya resmikan KRI Celurit," kata Menteri dalam upacara persemian KRI Clurit di Pelabuhan Kargo Batu Ampar Batam, Senin.

Menteri mengatakan KRI Clurit jenis kapal rudal cepat merupakan kebanggaan karena dirancang dan dibangun anak bangsa yang bekerja di PT Palindo Marine, Batam.

"Dengan ini, NKRI memiliki kemampuan menjaga laut, tidak ada lagi sumbangan-sumbangan," kata Menteri.

Peluncuran KRI Clurit-40, kata dia, merupakan jawaban atas rasa tanggungjawab menjaga laut NKRI yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang tinggi.

Apalagi, kata dia, selain memiliki kandungan SDA yang tinggi banyak alur perairan NKRI menjadi alur perdagangan internasional.

"Ini sebagai mile stone menuju kemandirian indusri pertahanan," kata Menteri.

Ia mengatakan produksi alutsista tidak akan berhenti pada KRC. Pemerintah akan terus melengkapi persenjataan TNI dengan beberapa kapal lain. Selanjutnya, akan dibuat kapal perusak dan kapal selam.

TNI AL, kata Menteri membutuhkan kapal yang kuat hingga mampu hadir dan mengamankan perairan di laut jauh.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan TNI AL memesan dua KCR-40, dan berencana memesan 20 lagi kapal dengan jenis yang berbeda.

KCR-40 akan beroperasi di Indonesia bagian barat, disesuaikan dengan kondisi geografis yang dikelilingi pulau-pulau dan selat.

Kapal pertama yang diproduksi PT Palindo Marine dinamakan KRI Clurit, mengambil filosofi senjata tradisional Madura.

Dari bentuknya yang menyerupai tanda tanya, memiliki arti orang Madura tidak pernah puas akan fenomena yang ada dan ulet juga semangat dalam mempertahankan harga diri. DIharapkan awak KRI Clurit memiliki jiwa yang sama dengan arti clurit dari bentuknya.

Awak KRI Clurit juga diharapkan bijaksana dalam menggunakan senjata, sesuai dengan filosofi clurit yang tajam di bagian tengah, yang artinya penggunaannya merupakan jalan terakhir dari persoalan mempertahankan harga diri dan agama.

Filosopi ini yang ditanam dalam KRI Celurit, dengan harapan semanga tempur membela harga diri akan tetap teranam.(ANTARA/S026)



ANTARAnews

Bank Mandiri Danai Pembuatan Kapal Rudal Indonesia

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk membiayai pembangunan kapal perang jenis kapal cepat rudal buatan Indonesia. Pembiayaan diberikan melalui PT Palindo Marine Industry senilai Rp 65,97 miliar untuk dua unit kapal cepat rudal tipe 40

Satu unit kapal cepat rudal KRI Clurit dengan nomor lambung 641 telah selesai dibangun dan diresmikan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro di Dermaga Batu Ampar, Batam, yang akan memperkuat armada TNI Angkatan Laut.

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan, perseroan akan terus ambil bagian dalam pengembangan teknologi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

"Kami bangga dapat turut serta membangun kapal cepat rudal berteknologi tinggi yang murni dibuat oleh bangsa Indonesia," katanya dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (25/4/2011).

Bank Mandiri telah mendukung pembiayaan alutsista sejak 2007 sambil menunggu ketentuan prinsip di regulasi perbankan. Pembiayaan alutsista ini bersifat peminjaman dalam negeri sehingga memiliki sifat yang berbeda dengan kredit lainnya.

Selama ini, pengadaan slutsista TNI menggunakan skema kredit ekspor (KE). Skema ini kemudian diubah menjadi pinjaman dalam negeri menggunakan mata uang rupiah. Tujuannya, untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam pembiayaan pengadaan alutsista TNI.

Menurut Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri Sunarso, hingga kini bank pelat merah itu telah menyalurkan pembiayaan alutsista mencapai Rp 388,78 miliar yang digunakan untuk pengembangan sistem persenjataan, radar dan lainnya.

Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Clurit–641 dibangun oleh Palindo, Tanjunguncang. Kapal yang memiliki panjang 44 meter ini mampu melaju hingga kecepatan 30 knot yang sepenuhnya dikerjakan putra-putri Indonesia.

Sebagian besar material kapal perang tersebut pun di produksi di dalam negeri. Sehingga, peluncuran kapal KCR-40 berbahan baja-alumunium ini ikut menandai sejarah baru industri perkapalan di Indonesia.

KRI Clurit dilengkapi sistem persenjataan modern (Sewaco/Sensor Weapon Control), diantaranya meriam kaliber 30mm enam laras sebagai sistem pertempuran jarak dekat (CIWS) dan peluru kendali 2 set Rudal C-705.

Bagian lambung KCR 40 terbuat dari baja khusus yang bernama High Tensile Steel. Baja ini diperoleh dari PT Krakatau Steel Tbk. Kapal dengan sistem pendorong fixed propeller lima daun itu juga dilengkapi dua unit senapan mesin caliber 20 mm di anjungan kapal.(ang/dnl)


detikFinance

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More