N 250 IPTN

Prototype pesawat pertama angkut penumpang dengan sistem fly by wire produksi IPTN, Bandung - Indonesia Teknologi

CN 235 MPA

Pesawat patroli maritim CN-235 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

NC 212 MPA

Pesawat patroli maritim NC-212 produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Star 50

Kapal kargo 190 m dengan bobot 50.000 dwt merupakan kapal angkut terbesar pertama buatan Indonesia, produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

LPD KRI Banda Aceh

Kapal perang serba guna produksi PT PAL, Surabaya, merupakan kapal dengan panjang 125 m hasil desain anak bangsa dengan lisensi Korea - Indonesia Teknologi

SSV Filipina

Strategic Sealift Vessel produk ekspor kapal perang pertama PAL Indonesia - Indonesia Teknologi

KRI Raden Eddy Martadinata 331

PKR 10514, Kapal frigat pertama produksi bersama PT PAL indonesia - Indonesia Teknologi

KCR 60 KRI Tombak 629

Kapal Cepat Rudal-60 produksi PT. PAL, Indonesia. Merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

BC 60002

Kapal Patroli Bea dan Cukai produksi PT Dumas Tanjung Perak Shipyards. - Indonesia Teknologi

FPB 57 KRI Layang

Kapal patroli cepat berpeluru kendali atau torpedo 57 m rancangan Lurssen, Jerman produksi PT PAL, Surabaya - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Krait

Kapal patroli 40 m berbahan almunium alloy produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KCR 40 KRI Clurit

Kapal Cepat Rudal-40 produksi PT. Palindo Marine, Batam. Senilai kurang lebih 75 Milyar Rupiah, merupakan kapal pemukul reaksi cepat produksi Indonesia. - Indonesia Teknologi

PC 40 KRI Tarihu

Kapal patroli 40 m berbahan plastik fiberglass produksi Fasharkan TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau - Indonesia Teknologi

KRI Klewang

Merupakan Kapal Pertama Trimaran, produksi PT Lundin - Indonesia Teknologi

Hovercraft Kartika

Hovercraft utility karya anak bangsa hasil kerjasama PT. Kabindo dengan TNI-AD dengan kecepatan maksimum 40 knot dan mampu mengangkut hingga 20 ton - Indonesia Teknologi

Hovercraft Indonesia

Hovercraft Lumba-lumba dengan kecepatan maksimum 33 knot dan mampu mengangkut 20 pasukan tempur produksi PT Hoverindo - Indonesia Teknologi

Panser Canon 90mm

Kendaraan militer dengan kanon 90 mm cockeril produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Panser Anoa APC

Kendaraan angkut militer produksi PT Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

Tank SBS Pindad

Kendaraan militer prototype Pindad - Indonesia Teknologi

APC PAL AFV

Kendaraan angkut pasukan amfibi hasil modifikasi dari BTR-50 PM produksi PT PAL, Surabaya sehingga meninggkatkan keamanan dan daya jelajahnya - Indonesia Teknologi

PT44 Maesa

Kendaraan angkut militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

PT44 Gudel

Kendaraan taktis militer produksi Indonesia - Indonesia Teknologi

Komodo 4x4

Kendaraan militer taktis produksi Pindad, Bandung - Indonesia Teknologi

GARDA 4x4

Kendaraan militer taktis hasil karya anak bangsa - Indonesia Teknologi

P1 Pakci

Kendaraan taktis angkut pasukan P1 Pakci produksi PT Surya Sentra Ekajaya (SSE), berbodi monokok dengan mesin diesel 3000 cc milik Toyota Land Cruiser - Indonesia Teknologi

P2 APC Cougar

Kendaraan taktis angkut pasukan produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) dengan mesin diesel turbo bertenaga 145 hp - Indonesia Teknologi

P3 APC Ransus Cheetah

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

P6 ATAV

Kendaraan khusus produksi PT. Surya Sentra Ekajaya (SSE) - Indonesia Teknologi

DMV30T

Kendaraan taktis Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T) menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger produksi PT DI, Bandung - Indonesia Teknologi

Mobil Hybrid LIPI

Prototipe mobil tenaga hybrid produksi LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Listrik MARLIP (Marmut LIPI)

Prototipe mobil Listrik karya LIPI - Indonesia Teknologi

Mobil Nasional Esemka Digdaya

Mobil hasil karya anak SMK Solo dengan rancangan dari China - Indonesia Teknologi

Teknik Sosrobahu

Struktur pondasi jalan layang yang dapat digerakan 90° sehingga tidak memakan banyak tempat dan merupakan desain anak bangsa - Indonesia Teknologi

Rabu, 31 Oktober 2012

★ Pindad Banjir Pesanan dari TNI

Mistral Komodo
(Foto Berita HanKaml
Jakarta - Direktur Utama Perindustrian Angkatan Darat (Pindad) Adik Avianto Soedarsono mengungkapkan, pesanan peluru dari TNI tahun ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun lalu kebutuhan peluru TNI bisa 100, kalau tiga kali berarti 300 peluru," kata Adik mengumpamakan di Jakarta, Rabu (31/10). Kini, tambahnya, BUMN bidang senjata itu tengah mengerjakan pesanan peluru SS109.

Adik menambahkan, perseroan telah memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk senilai Rp 156 miliar untuk mesin amunisi kaliber 5,56 milimeter. Mesin tersebut baru dapat diperoleh dalam 18 bulan ke depan.

"Kita diberi tenor 10 tahun, sehingga masih banyak waktu bagi kami untuk menyelesaikan kewajiban kepada BRI," tuturnya.

Ia menggarisbawahi bahwa pinjaman tersebut dilakukan karena penyertaan modal negara senilai Rp 300 miliar dari Rp 700 miliar yang diajukan belum cair. Apabila suntikan dana dari pemerintah dapat digulirkan, maka perseroan akan segera melunasi fasilitas kredit tersebut.

"Kita tidak bisa selalu tergantung dan menunggu kapan cairnya PMN itu, makanya kita minta izin dari Menteri BUMN untuk dapat meminjam," tuturnya.

Selain itu, Pindad juga tengah mengerjakan enam unit Komodo, sebuah kendaraan tempur lapis baja yang memiliki kemampuan bermanuver sangat baik, pesanan Kopassus, TNI AD, dan Brimob.

Enam unit pesanan itu yakni, dua Komodo varian pendobrak untuk 10 personel pesanan Kopassus, tiga Komodo varian Armored (tahan peluru) Personnel Carrier (APC) atau pembawa pasukan untuk 10 personel dan satu versi rudal mistral (anti serangan udara) untuk TNI AD. Prototipe Komodo sudah diperkenalkan di RITech Expo di Bandung pada September 2012.

Komodo tersebut seberat empat ton dan berdaya jelajah 450 kilometer. Selain mesin, seluruh prototipe Pindad selesai sejak Maret 2012 dan bisa dipesan dan dimodifikasi sesuai keinginan.


© MetroTvnews

Tol Cikampek-Palimanan Mulai Dibangun Awal November

Jalan tol sepanjang 116 kilometer itu ditargetkan rampung 30 bulan. 

Jalan Tol Cikampek
Permasalahan pembebasan lahan yang selama ini membelit konstruksi jalan bebas hambatan Cikampek-Palimanan, secara prinsip dianggap selesai. Secara keseluruhan, area sudah bisa dikerjakan, meskipun masih ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi.

"Di antaranya surat-surat tanah wakaf dan penggantian tanah di salah satu ruas tol Trans Jawa ini," kata Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Ahmad Gani Ghazali, di sela rapat kerja terbatas Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Rabu 31 Oktober 2012.

Meski demikian, Gani mengatakan, PT Lintas Marga Sedaya dikabarkan akan memulai proses konstruksi pada awal November 2012. "Pembangunannya dimulai dari Seksi 6 di wilayah Palimanan," ujarnya.

Sebelumnya, dia menjelaskan, seksi satu pada ruas jalan tol terpanjang di Indonesia ini, sebenarnya sudah dilakukan proses konstruksi awal oleh kontraktor asal Malaysia itu. "Mungkin, proses awalnya dulu mulai dari penggusuran, penyiapan tanah. Kan tidak mungkin sekali jalan," ujarnya.

Pada saat penandatanganan sindikasi kredit perbankan sebesar Rp 8,8 triliun, Direktur Utama Lintas Marga Sedaya, Muhammad Fadzil, mengatakan, pembangunan jalan tol sepanjang 116 kilometer itu ditargetkan rampung 30 bulan. Walaupun tidak menutup kemungkinan bisa berjalan lebih cepat dari perkiraan.

BPJT juga pernah menyatakan bahwa tarif tol Cikampek-Palimanan pada saat pengoperasian 2014 akan berkisar Rp 753 per kilometer.

"Jika jarak terpanjang jalan tol Cikampek ini mencapai 116 kilometer, kemungkinan tarif yang dikenakan kepada pengendara mobil golongan 1 sekitar Rp 87 ribu," kata Gani, beberapa waktu lalu.

Namun, Muhammad Fadzil mengatakan bahwa pihaknya belum berani untuk mengumumkan besaran tarif tol yang akan mereka kerjakan tersebut. "Biar pemerintah saja yang menjawab ini," ujarnya.

Walaupun demikian, dia mengungkapkan, tarif yang telah disepakati oleh Lintas Marga Sedaya dan BPJT cukup untuk mengembalikan modal investasi yang dikeluarkan.

Senator AS Puji Prestasi Ekonomi Indonesia

Selain ekonomi, AS juga menyinggung masalah keamanan. 

Salah satu proyek pembangunan jalan di Jakarta.
Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia akan meningkatkan kemitraan di bidang ekonomi melalui kerja sama perdagangan. AS memuji prestasi ekonomi yang dicapai Indonesia.

"Saya ingin mengucapkan selamat atas kemitraan komprehensif antara Indonesia dan AS," ujar Senator Amerika Serikat asal Indianapolis, Richard Green Lugar, usai pertemuan dengan Wakil Presiden RI, Boediono, di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu 31 Oktober 2012..

Selain kemitraan, Lugas berharap terjadi peningkatan kerja sama di bidang ketahanan pangan dan pertukaran pelajar untuk mentransfer pengetahuan. "Ini untuk mempelajari kemungkinan lain bagi kepemimpinan perdamaian dan harmoni di dunia," kata Lugar.

Senator dari Partai Republik ini menambahkan, Indonesia patut berbangga dengan prestasi yang terkait pertumbuhan ekonomi. "Ada pengakuan di seluruh dunia bahwa ada 240 juta orang di Indonesia, negara dengan pertumbuhan ekonomi yang dramatis, sekitar 6,5 persen. Mudah-mudahan seiring waktu terus berjalan membuat kemajuan lebih besar," tuturnya.

Lugar mengatakan, dirinya akan mengajak warga AS untuk bisa lebih mengenal Indonesia. "Saya datang untuk belajar lebih banyak. Jadi, saat kembali ke Amerika Serikat, saya akan memberitahu warga agar perlu tahu lebih banyak tentang Indonesia," ujarnya.

Selain ekonomi, dalam kunjungan itu, Lugar juga membicarakan mengenai masalah keamanan. (eh)


© VIVA.co.id

Indeks Kepercayaan Konsumen RI Tertinggi di Dunia

Jakarta - Hasil survei Nielsen Indonesia menunjukkan Indeks Kepercayaan Konsumen Indonesia tertinggi di dunia. Indeks kepercayaan konsumen Indonesia pada kuartal ketiga ini sebesar 199. Meski turun 1 poin dibanding kuartal lalu, Indonesia bersama India masih menempati posisi tertinggi di antara 58 negara yang disurvei.

"Krisis ekonomi global ternyata tidak menyurutkan keyakinan konsumen Indonesia akan kondisi keuangan mereka," kata Managing Director Nielsen Indonesia Catherine Eddy di Jakarta, Rabu 31 Oktober 2012.

Survei Nielsen mengungkapkan bahwa empat dari lima (80 persen) konsumen Indonesia percaya keadaan keuangan mereka akan baik selama 12 bulan ke depan. Meski mengalami penurunan dibanding kuartal kedua (82 persen), konsumen Indonesia tetap menjadi yang paling optimis dengan keuangan pribadi mereka di kawasan Asia Pasifik, diikuti Filipina (78 persen), India (76 persen) dan Thailand (68 persen).

Catherine juga mengatakan bahwa 57 persen konsumen Indonesia yakin tahun ini adalah waktu yang sangat baik untuk berbelanja. Indikator ini menunjukkan daya beli masyarakat Indonesia cukup tinggi sehingga yakin bisa membeli apa saja yang diinginkan dalam 12 bulan mendatang. "Ini merupakan pertanda baik bagi peluang bisnis di Indonesia," ujarnya.

Menurut Catherine, barang-barang yang meningkatkan gaya hidup dan kenyamanan seperti peralatan elektronik, teknologi, dan perabot tahan lama akan banyak terserap pasar. "Kemampuan produsen untuk memberikan kenyamanan dengan tetap memperhitungkan harga yang terjangkau akan jadi kunci untuk meraih konsumen kelas menengah Indonesia," tuturnya.

Tak hanya semangat berbelanja, konsumen Indonesia ternyata juga masih bisa menyisihkan uangnya untuk ditabung. Nielsen mencatat, 73 persen konsumen Indonesia menempatkan dana cadangan mereka dalam tabungan. Angka itu naik 5 pin dari kuarter lalu dan 9 poin lebih tinggi dibanding rata-rata Asia Pasifik. Selain itu, 32 persen konsumen mengindikasikan bahwa mereka akan menginvestasikan dana cadangan dalam bentuk saham atau reksadana. Angka ini sejalan dengan rata-rata di Asia Pasifik (30 persen). "Ini sangat positif, di mana konsumen Indonesia terbukti tetap mampu menabung di saat mereka juga berbelanja," kata Catherine.

Temuan tersebut, kata Catherine, bisa menjadi peluang besar bagi bank dan penyedia jasa keuangan untuk memenuhi kebutuhan dalam pengelolaan kekayaan.

Hanya saja, gairah berbelanja dan menabung itu tak dibarengi dengan semangat melancong. Hanya 29 persen konsumen Indonesia yang memilih menggunakan dana cadangan mereka untuk berwisata. Angka ini lebih rendah dibanding rata-rata konsumen Asia Pasifik yang 40 persen di antaranya memilih menggunakan tabungannya untuk pelesir.


© Tempo

PLTN di Bangka Tunggu Jembatan Selat Sunda?

Jakarta - Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot S. Wisnubroto, mengatakan rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda menjadi salah satu pertimbangan untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Jembatan yang bakal menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu dinilai vital untuk menyalurkan listrik dari PLTN.

"Listrik dari PLTN Bangka harus disalurkan ke Sumatera lalu ke Jawa. Ini bisa diparalelkan jika nanti Jembatan Selat Sunda jadi dibangun," kata Djarot, Selasa, 30 Oktober 2012.

Pembangunan Jembatan Selat Sunda akan menjadi momen yang tepat untuk membangun PLTN di Bangka. Sebab, kata Djarot, menyalurkan listrik dari Bangka langsung ke Pulau Jawa akan memakan biaya yang jauh lebih mahal.

Ia mengatakan, pemenuhan pasokan listrik di Pulau Sumatera dan Jawa memang menjadi salah satu tujuan pembangunan PLTN di Bangka. Apalagi, semakin besar kapasitas listrik yang dihasilkan PLTN justru akan semakin ekonomis.

"Kalau untuk Bangka sendiri kebutuhannya hanya beberapa puluh megawatt," ujar Djarot. Adapun PLTN di Bangka diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 8.000 megawatt.

Kini BATAN masih melakukan studi kelayakan hingga akhir 2013. Beberapa faktor menjadi pertimbangan dalam memilih lokasi. Di antaranya, tempat itu stabil, sedapat mungkin potensi gempanya kecil, bebas dari tsunami, dan mempertimbangkan faktor sosial penduduk setempat atau secara demografi.

Kalimantan sebenarnya menjadi lokasi yang paling sesuai dengan kriteria-kriteria tersebut. Namun, lokasinya terhitung jauh dari Pulau Jawa dan Sumatera. Lagi pula, kebutuhan listrik di Kalimantan tidak sebesar Jawa dan Sumatera.

Sementara itu, kata Djarot, Bangka menjadi kandidat terkuat lantaran tiga hal: relatif aman dari bencana alam, faktor ketersediaan uranium sebagai bahan baku, dan lokasi yang strategis. "Bagaimana membangun PLTN di Jawa atau yang dekat dengan Pulau Jawa, karena permintaan listrik itu paling besar di Jawa, Bali, dan Sumatera," ujarnya.

Djarot tidak dapat memastikan Bangka sebagai lokasi pasti pembangunan PLTN, karena studi kelayakan baru akan rampung akhir tahun depan. Namun, sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional, ia mengatakan PLTN harus beroperasi setidaknya pada 2015-2019. "Dengan keselamatan yang ketat," kata dia.


© Tempo

Belasan Perguruan Tinggi Ikuti Kontes "Roboboat" di Jepara

Berawal dari prestasi Tim Roboboat Undip pada ajang Roboboat Competition di Virginia, AS pada tahun 2011.

Salah satu roboboat buatan mahasiswa Undip.
Salah satu roboboat buatan mahasiswa Undip.
Puluhan tim dari belasan perguruan tinggi Indonesia mengikuti Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional Pertama atau "Roboboat" 2012 di Pantai Kartini, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, 30-31 Oktober.

Menurut Pembantu Rektor III Universitas Diponegoro Semarang, Warsito, di Jepara, Selasa (30/10), jumlah kontestan yang memasukkan proposal untuk mengikuti kontes "roboboat" mencapai 77 kontestan.

Setelah diseleksi, katanya, jumlah kontestan yang lolos sebanyak 30 kontestan dari 17 universitas dan Politeknik.

Kontes "roboboat" yang digelar di pantai, katanya, merupakan yang pertama karena kegiatan serupa sebelumnya digelar di danau yang gelombang air dan arusnya cenderung lebih tenang dibanding air di pantai.

Perlombaan tersebut, katanya, berawal dari prestasi yang ditorehkan Tim Roboboat Undip pada ajang Roboboat Competition di Virginia, Amerika Serikat pada 2011.

"Kami mengirimkan perwakilan untuk mengikuti ajang kompetisi serupa hingga dua kali. Yang kedua diikuti tahun ini," ujarnya.

Atas prestasi tersebut, katanya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) mempercayakan kontes kapal tak berawak di pantai yang pertama kepada Undip Semarang.

Apalagi, lanjut dia, Indonesia merupakan negara maritim, sehingga peluang pengembangan teknologi perkapalan masih terbuka.

Perlombaan ini, kata dia, sebagai salah satu upaya mendorong kreativitas mahasiswa di bidang teknologi perkapalan.

"Syukur-syukur ada yang mampu membuat rekayasa di bidang perkapalan, sehingga bisa dikembangkan oleh perusahaan perkapalan di Indonesia," ujarnya.

Perlombaan akan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada hari pertama (30/10) dilaksanakan KAPAL autonomous (otomatis/sensor) dan hari kedua (31/10) menggunakan remote control dan fuel engine.

Ahlan Zulfakri salah satu anggota tim Undip peraih "The Best Design dan Inovation in Design and cost performance" di Amerika, berharap, kreativitas mahasiswa di bidang perkapalan tidak hanya terbatas ketika mengikuti kontes.

"Kami berharap, pemerintah mampu mengaplikasikan karya-karya mahasiswa di dunia industri perkapalan dan pertahanan," ujarnya.


© Berita Satu

Industri Penerbangan Tumbuh Pesat

Pemerintah tak mengendalikan harga tiket, hanya menentukan batas saja.

http://us.media.viva.co.id/thumbs2/2012/10/25/177008_direktur-utama-citilink--arif-wibowo_209_157.jpg
Direktur Utama Citilink Arif Wibowo
Tumbuh pesatnya industri penerbangan sipil di Indonesia, khususnya penerbangan berbiaya murah, dinilai sebagai berkah dari deregulasi industri penerbangan Indonesia. Para maskapai berlomba-lomba melakukan inovasi dengan menyediakan penerbangan dengan harga tiket kompetitif.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Citilink Indonesia Arief Wibowo kepada VIVAnews di kantornya, Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Arief, sebelum masa reformasi penentuan harga tiket pesawat harus melalui izin DPR. Pasca reformasi, para maskapai diperbolehkan menentukan sendiri harga tiket.

"Pemerintah hanya memberikan ceiling price batas atas dan batas bawah untuk mengontrol harga tiket agar tak sampai mencekik saat memasuki musim liburan," kata Arief.

Deregulasi ini ternyata memberikan berkah tersendiri bagi industri penerbangan Indonesia. Para maskapai berlomba-lomba berinovasi dan berusaha untuk efisien. Sehingga muncul maskapai-maskapai yang berkonsep low cost carrier yang menghilangkan inflight service dalam perjalanan.

Pada 2011 lalu tercatat 66 juta pelancong domestik menggunakan pesawat, yang 60-65 persen di antaranya budget travelers dan hanya 40 persen premium travelers. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis airlines untuk mengambil ceruk pasar ini. Bahkan, BUMN sekelas Garuda Indonesia memisahkan Citilink agar dapat fokus menggarap dua pasar penerbangan Indonesia.

"Garuda Indonesia akan fokus di penumpang premium sedangkan Citilink didesain mendapatkan market share di budget travelers," katanya.

"Di spin-off karena model bisnisnya beda, menjalankan bisnisnya pun berbeda. Hanya secara prinsip keamanan dan service Citilink masih mengadopsi Garuda Indonesia."

Konsep penerbangan LCC ini adalah mengangkut orang dari satu titik ke titik lain tanpa layanan lebih. Citilink menggunakan layanan-layanan lain yang didapat dalam layanan premium untuk mendongkrak pendapatan tambahan selain pendapatan tiket. Layanan ini mulai dari bagasi hingga pemilihan tempat duduk di posisi depan.

"Karena kita menurunkan harga serendah-rendahnya sampai masuk level break event point (BEP) dan mendapatkan keuntungan dari bagasi, jual makanan, dan minuman," katanya.

Selain deregulasi, tumbuh suburnya penerbangan Indonesia juga didorong oleh tingginya pertumbuhan ekonomi. Dengan perekonomian yang tumbuh tinggi, preferensi orang untuk memilih transportasi udara secara otomatis juga meningkat.

"Ini circular effect, kenapa harga bisa murah? Karena gabungan volume orang yang mau terbang meningkat dan menimbulkan efisiensi maskapai," katanya.

Indonesia Pemilik Pabrik Vaksin Terbesar Dunia

Pabrik vaksin Indonesia ini lahir atas prakarsa sejumlah negara.

http://us.media.viva.co.id/thumbs2/2010/07/20/93134_vaksin-meningitis-_209_157.jpg
Petugas menunjukan vaksin meningitis
President Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN), Akira Homma, mengungkapkan bahwa PT Bio Farma (Persero) merupakan produsen terbesar vaksin di dunia. Perusahaan yang lahir 13 tahun lalu ini merupakan cita-cita dari negara berkembang di dunia

"PT Bio Farma asal Indonesia merupakan produsen terbesar di dunia. Perusahaan ini memproduksi sebanyak 1,4 juta miliar vaksin," kata Akira di sela pertemuan ke-13 Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) di Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, Selasa 30 Oktober 2012.

Mengutip pernyataan organisasi kesehatan dunia (WHO), Akira menyatakan, vaksin berperan penting dalam upaya meningkatkan derajat manusia. Bahkan jika bisa, WHO berharap vaksin bisa digunakan layaknya air mineral yang dapat diminum setiap saat.

Sayangnya, produksi vaksin kini lebih banyak dikuasai produsen dari negara-negara maju. Akibatnya, harga vaksin jauh membumbung tinggi.

Itu sebabnya, sejumlah negara berkembang berinisiatif untuk dapat memproduksi vaksin dengan kualitas tinggi, tetapi dengan harga yang terjangkau.

"Demi tujuan itu, maka pada 13 tahun lalu sejumlah negara berkembang berkumpul di Bandung. Tujuan pertemuan itu adalah merencanakan pendirian perusahaan yang bisa memproduksi vaksin dengan kualitas sama tetapi harga terjangkau. Ini penting dilakukan sebab selama ini vaksin dikuasai perusahaan besar dan menjual dengan harga tinggi," kata Akira.

Dari pertemuan itu lahirlah DCVMN yang bisa memproduksi vaksin dengan kualitas tinggi dan harga terjangkau. "Kini jumlah terbesar vaksin yang dibeli WHO dari perusahaan negara berkembang. Keunggulannya adalah kualitas tinggi, harga terjangkau. Itu prestasi kami," terang Akira.

Direktur Utama PT Bio Farma, Iskandar menambahkan saat ini memang terjadi persaingan ketat antara negara berkembang dan maju dalam hal produksi vaksin.

Di tengah persaingan tersebut, Bio Farma yakin Indonesia memiliki peluang bersaing di kancah produksi vaksin dunia. "Kita negara muslim. Ini yang kita manfaatkan. Kita manfaatkan sebagai jembatan bagi negara-negara Islam. Indonesia bisa menjadi pusatnya (produsen vaksin)," tutur dia.

Selain Indonesia, negara berkembang juga memiliki produsen vaksin lain yaitu Iran. Sayangnya negara ini terkena embargo ekonomi dari pemerintah AS. Sementara Malaysia selama ini hanya maju dari segi otomotif namun tak memiliki pabrik vaksin.

Dengan peluang besar ini, Indonesia diharapkan bisa berperan melakukan riset melihat potensi pasar yang begitu luas. "Ini harus dimanfaatkan. Kalau tidak rugi sendiri. Apalagi kita punya kemampuan itu. Indonesia juga ikut OKI. Di negara muslim kita nomor satu. Sejak 1997 sudah dapat prakualifikasi dari WHO," kata Iskandar.


Indo Defence diyakini tingkatkan pendapatan dalam negeri

http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2012/10/30/109069/250x125/indo-defence-diyakini-tingkatkan-pendapatan-dalam-negeri.jpgPameran industri pertahanan international bertajuk Indo Defence 2012 Expo & Forum yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 7 hingga 10 November 2012 ini diharapkan mampu memberi dampak signifikan bagi perekonomian Indonesia, khususnya pendapatan dalam negeri.

"Kalau misalnya 600 perusahaan hadir, rata-rata hadir empat orang kita ambil minim, itu sudah 2.400 orang yang akan tampil dalam pameran ini, dan itu mereka tujuh hari tinggal di sini. Berapa room night bisa mampu memenuhi kebutuhan akomodasi orang-orang ini," kata Dirut Napindo Media Ashatama Herman Wiriadipoera di kantor Kemenhan, Selasa (29/10).

Selain keuntungan dari segi perhotelan, para kontingen dari 600 perusahaan itu diharapkan dapat membelanjakan uangnya untuk keperluan selama di Indonesia. "Diharapkan mereka akan menghabiskan uangnya untuk belanja, komunikasi dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Indo Defence 2012 Expo & Forum merupakan sebuah pameran internasional industri peralatan dan pertahanan. Pameran yang diadakan setiap dua tahun sekali ini telah berlangsung lima kali. Dalam pameran tahun ini, 50 negara telah memastikan ambil bagian, di antaranya Amerika Serikat yang baru pertama kali ikut serta.(mdk/tyo)

© Merdeka

INDO DEFENSE EXPO 2012

Jakarta - Indonesia melalui Kementerian Pertahanan kembali akan menyelenggarakan pameran bergensi di bidang pertahanan “INDO DEFENCE 2012 EXPO & FORUM“ yang kelima yang merupakan pameran internasional industri peralatan pertahanan, 3 matra angkatan bersenjata dan kepolisian dengan tema “Building Roadmap for Defence Industry, Present and Futures”. Kegiatan Indo Defence 2012 Expo & Forum akan dilaksanakan bersamaan dengan Indo Aerospace Expo & Forum dan Indo Marine Expo & Forum. Kegiatan Indo Defence 2012 Expo & Forum akan berlangsung mulai tanggal 7 – 10 November 2012 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta.

Rencana penyelenggaraan kegiatan Indo Defence 2012 Expo & Forum tersebut disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kemhan Dr. Pos M Hutabarat, Ph.D, dalam Konperensi Pers dengan Wartawan Selasa (30/10) di Balai Media Kemhan, Jakarta. Selain Dirjen Pothan Kemhan, hadir pula mendampingi Wamenhan dalam kesempatan tersebut Kapuskom Publik Kemhan Kolonel Kav. Bambang Hartawan, M.Sc, Direktur Teknologi Industri Pertahanan Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Sukimin S.IP, MM., dan Presdir Napindo Media Ashatama Herman Wiriadipoera.

Wamenhan mengatakan, pada penyelenggaraan Indo Defence 2012 Expo & Forum kali ini mengalami peningkatan dari penyelenggaraan sebelumnya dimana 50 negara telah dipastikan ambil bagian dalam pameran ini dimana 25 negara merupakan paviliun country.

Pameran yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali ini merupakan salah satu pameran industri pertahanan terkemuka di kawasan ASEAN. Dengan terselenggaranya INDO DEFENCE 2012 EXPO & FORUM, diharapkan mampu menjalin kerjasama antar industri pertahanan melalui kegiatan alih teknologi dan meningkatkan perekonomian melalui investasi, serta memberikan pengetahuan tentang perkembangan teknologi pertahanan terkini.

Sebanyak 600 perusahaan akan berpartisipasi dalam memamerkan teknologi terkini dari peralatan sistem pertahanan dan keamanan. Perusahaan-Perusahaan besar seperti PT.Dirgantara Indonesia, PT PAL, PT. Pindad, PT. LEN, Lundin, Lockheed Martin, Damen Schelde Naval Shipbuilding, DSME, EADS, Team Australia, Russian Technologies, Bel Tech Export, SSM, Ukrspecexport, Rheinmetall, Renault Trucks Defense dan banyak lagi akan menjadi peserta dalam pameran regional pertahanan terbaik “INDO DEFENCE 2012 EXPO & FORUM”.

Pameran direncanakan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia dan dirancang dapat menampung lebih dari 20.000 pengunjung, praktisi industri pertahanan serta praktisi Militer. Kementerian Pertahanan akan mengkoordinasikan delegasi-delegasi dari dalam dan luar negeri untuk ikut serta dalam setiap event kegiatan pameran. Delegasi resmi dari luar negeri terdiri dari negara-negara seperti Brunei Darussalam, Philippines, Cambodia, Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, Rep. Azerbaijan, Royal Netherlands, Bosnia & Herzegovina, India, Rep. of Korea, France, Czech Republic, Turkey, China, Brazil, Rep. Congo, Ukraine, Pakistan, Qatar, Belarus, Ecuador & Iran.

Program-program menarik untuk para delegasi antara lain : Opening Ceremony, Courtessy Call, Gala Dinner, Technical Product Presentation dan Seminar serta Aerobatic show oleh Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU yang menggunakan 6 unit pesawat KT-1B dan Pegasus Team yang menggunakan helikopter EC 120B Colibri. Seminar dengan tema "Empowering Indonesia's Industry for Defence Modernization” akan diselenggarakan oleh Centre for National Security Studies (CNSS) dengan pembicara dari kalangan industri dalam dan luar negeri.

INDO DEFENCE 2012 EXPO & FORUM penting bagi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebagai forum untuk membangun pemahaman dan kerjasama militer regional, strategi kemitraan serta menjalin ikatan bisnis. Bagi Indonesia, event ini merupakan langkah untuk memperkuat industri pertahanan dan keamanan di Indonesia.

Event bertaraf internasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan sebagai tuan rumah bekerjasama dengan PT. Napindo Media Ashatama dan sepenuhnya didukung antara lain oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara), Kepolisian, Kementerian Polhukam, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Keuangan (Bea Cukai).

INDO DEFENCE 2012 Expo dan Forum ini didukung oleh media massa antara lain Patriot, Wira, Suara Angkasa, Cakrawala, Palagan, Asian Defence Journal (Official Publication), Army Recognition, Navy Recognition and Air Recognition (Official Online Show News Daily), dan media penunjang termasuk Perajurit, Kanwa Asian Defence & Kanwa Defence Review, Asian Military Review & Defence and Security of India, Military Technology & Naval Force, Jane’s Defence (IHS Global Limited), Defence Review Asia & Asia Pacific Defence Reporter, the Green Book, Project Cargo Network Ltd, Army & Navy Review Russia, Small Arms Defence Journal, Asia Defence and Diplomacy & Asian Airlines and Airports, Equip4ship.com & ship2yard.com (Studio IT), Exhibit Media, Shipping Gazette & Cargo Times, Indonesia Maritime Magazine, Orange Media Group, Defender Magazine dan O’channel sebagai media lokal.

Akan Diikuti 50 Negara Peserta

Kementerian Pertahanan menggelar Indo Defence 2012 Expo & Forum, sebuah pameran internasional industri peralatan dan pertahanan. Pameran yang telah berlangsung lima kali ini akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 10 November 2012 di Jakarta International Expo Kemayoran. Dalam pameran ini, 50 negara telah memastikan ambil bagian, dimana 25 negara merupakan paviliun country.

Wakil Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan dalam pameran yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini, Kemenhan RI bekerjasama PT. Napindo Media Ashatama sebagai penyelenggara.

"Pameran Indo Defence tahun ini mengalami peningkatan karena partisipasi berasal dari lima benua, 50 negara, 600 lebih perusahaan, 25 paviliun negara, 7 menteri pertahanan, panglima, wakil menteri pertahanan, pejabat-pejabat militer dari lima benua tersebut," kata Sjafrie Sjamsoeddin, di balai media Kementerian Pertahanan RI, Selasa (30/10).

Sebagai bukti kebangkitan industri Indonesia, jelas Sjafrie, Indonesia akan menampilkan peralatan pertahanan yang dimiliki serta produk pertahanan buatan dalam negeri.

"Juga kita tampilkan produk dalam negeri, baik buatan negara maupun swasta. Ada juga industri non alutsista baik private sector maupun negara," imbuhnya.

Sjafrie mengatakan, pameran ini agar bisa menjadi konsumsi publik dan komersial transaction bisa jadi exibostion sekaligus promosi.

Rencananya pameran ini akan dibuka langsung oleh Presiden SBY. Indo Defence 2012 Expo & Forum dirancang dapat menampung lebih dari 20 ribu penonton.


© DMC, Merdeka

Selasa, 30 Oktober 2012

PT DI Siapkan Lini Produksi Pesawat Transpor Militer CN 295

http://images.solopos.com/2012/10/CN-295-Nurul-Hidayat-370x247.jpg
CN-295 TNI AU (Solopos)
Bandung – PT Dirgantara Indonesia saat ini tengah menyiapkan lini produksi untuk pesawat transport menengah CN 295. Pesawat ini sudah memperkuat jajaran armada TNI AU dab merupakan pengembangan dari CN235.

“Pesawat CN235 dirancang dan mulai terbang pada 1980-an, kini tercatat salah satu jenis pesawat transpor populer dan banyak digunakan di seluruh dunia. CN295 adalah pengembangannya,” kata IP Windu Nugroho, staf senior Divisi Komunikasi PT Dirgantara Indonesia (Persero). Windu mengatakan karena merupakan pengembangan dari CN235 yang dirancang bangun bersama Indonesia dan Spanyol, maka bagi pihaknya rincian pembuatan CN295 di PTDI bukan sesuatu yang memerlukan pengetahuan asing sama sekali.

Windu menjelaskan CN 295 telah memasuki pasar dunia sejak 1996 oleh Airbus Military (konsorsium Eropa dan CASA terlebur di dalamnya), merupakan pesawat yang mempunyai kapasitas dan jangkauan lebih besar serta memiliki tingkat kehandalan dan dukungan operasional yang sama dengan CN 235.

Pesawat CN295 pun mampu membawa beban muatan hingga 9 ton dengan kecepatan terbang normal hingga 260 knot (480 km/jam). Pesawat ini juga mempunyai bentuk yang kokoh, kualitas terbang serta multifungsi yang menawarkan biaya operasinal rendah, termasuk bahan bakar dan pemeliharaan.

Sebagai pesawat generasi baru dari hasil pengembangan CN 235, pesawat CN 295 dengan segala kemampuan serta sistem yang dimilikinya, sangat cocok untuk tugas-tugas yang diemban TNI AU. Desain dan kontruksi yang dibuat menggabungkan kekuatan, ketahanan dan karakteristik operasi militer dengan tingkat keselamatan dan kehandalan tinggi.

Selain itu, kapabilitas STOL (Short Take Off & Landing) membuat CN 295 mampu lepas landas dan mendarat pada landasan paling buruk sekalipun. Dengan muatan penuh, CN 295 bisa lepas landas dari lapangan terbang sepanjang hanya berkisar 600 meter. “Untuk menjadi CN 295, beberapa struktur pesawat yang ada di tubuh CN 235 diperkuat dan dilakukan beberapa perubahan, di antaranya perangkat pendarat, sayap tengah, mesin dan baling-baling, selain badan pesawat diperpanjang tiga meter,” kata Windu.

Kementerian Pertahanan RI membeli sembilan unit CN 295 hasil kerja sama antara PTDI dan Airbus Military ini. Dua unit telah diserahkan pada 4 Oktober 2012 yang dibuat di Spanyol, sedangkan sisanya tujuh unit akan diproduksi di Bandung dengan rencana penyerahan empat unit pada 2013 dan tiga unit pada 2014.

“Guna mendukung program plan tersebut, saat ini kami sedang melakukan beberapa persiapan, di antaranya menyiapkan pencetakan badan pesawat (jig fuselage) untuk yang kelebihan panjang badan tiga meter serta pembangunan pusat lini perakitan,” katanya. Dengan menggunakan manufaktur dan lini perakitan terbaru, PTDI dan Airbus Military berharap dapat mengirimkan pesanan pesawatnya ke customer dalam kurun waktu 12 bulan, atau bahkan lebih cepat.


Enam Ruas Tol Layang Baru Jakarta Dibangun 2013

Enam ruas jalan tol layang ini akan dilalui bus Transjakarta

Pembangunan enam ruas jalan tol layang dalam kota akan dimulai pada pertengahan 2013. Tol sepanjang 69,7 kilometer itu akan dibangun dan dioperasikan Jakarta Toll Development (JTD), yaitu gabungan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Pemda DKI Jakarta, dan beberapa BUMN karya.

Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Ahmad Gani Ghazali, menjelaskan Jakarta Toll Develompent itu sudah ditetapkan sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Kementerian Hukum dan HAM. Setelah itu, JTD diharapkan menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

"Diharapkan PPJT bisa selesai awal 2013, sehingga bisa memulai kontruksi pada pertengahan 2013," ujar Ghani ketika ditemui dalam acara rapat kerja terbatas di kementrian pekerjaan umum, Jakarta, Selasa 30 Oktober 2012.

Sebelumnya Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, mengungkapkan 6 ruas jalan tol layang ini akan dilalui bus Transjakarta. Proyek bernilai Rp 42 triliun itu nantinya akan mempunyai halte bus Transjakarta yang akan dibuatkan di bahu jalan dan menjorok keluar, agar tidak mengganggu lalu lintas.

Ghani memperkirakan, keenam ruas tol itu selesai dibangun pada 2022. Pembangunannya akan dibagi empat tahap. Tahap pertama, ruas Semanan-Sunter sepanjang 17,88 kilometer dengan nilai investasi Rp 9,76 triliun dan Koridor Sunter-Bekasi Raya sepanjang 11 kilometer dengan nilai investasi Rp 7,37 triliun.

Tahap kedua, Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 11,38 kilometer dengan nilai investasi Rp 5,96 triliun dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,65 kilometer dengan investasi Rp 6,95 triliun.

Tahap ketiga, koridor Ulujami-Tanah Abang dengan panjang 8,27 kilometer dan nilai investasi Rp 4,25 triliun. Keempat, pembangunan ruas jalan tol Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,56 kilometer dengan investasi Rp 5,71 triliun.

Nantinya, setelah selesai, keenam ruas tol itu akan menyatu dengan tol lingkar luar milik PT Jasa Marga Tbk. Namun, tarifnya akan terpisah dengan tol lingkar luar. (art)


© VIVA.co.id

Menanti 3 Proyek Mercusuar di Indonesia

http://www.majalahpotretindonesia.com/images/-319.jpgSEPANJANG reformasi yang sudah berusia 14 tahun, Indonesia terlalu disibukkan dengan masalah-masalah politik dan sosial yang tak pernah ada habisnya. Pembangunan pun diabaikan.

Saat negara lain sudah membuat mega proyek baik untuk kepentingan rakyat maupun untuk ambisi prestisius, pemerintah masih sibuk dengan urusan korupsi.

Hanya Jembatan Suramadu yang berhasil dibangun selama Reformasi tapi ada kisah lain mega proyek lain yang baru berusia satu dekade yakni Jembatan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur justru rubuh karena masalah yang belum jelas.

Kini beberapa proyek tengah digenjot pemerintah untuk kembali dimulai pembangunannya. Seperti dilansir dari depkeu dan Bappenas, Kamis (25/10) beberapa proyek yang sedang dinanti realisasinya adalah:

1. Jembatan Selat Sunda

Jembatan Selat Sunda yang menghubungkan Sumatra dan Jawa akan dibuat sepanjang 29 Kilometer dengan pembuatan berupa jalan tol, jembatan layang, rel kereta api, pipa gas dan jalur optik.

Dana yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 150-200 triliun. Sebelumnya konsorsium pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang di dalamnya terdapat PT Graha Banten Lampung Sejahtera mengklaim yang akan menggarap pembangunannya.

Namun menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo swasta akan sulit membangun mega proyek ini karena dananya yang begitu besar dan berpotensi mangkrak jika bukan pemerintah yang membuat.

2. Signature Tower

Signature Tower dibangun di kawasan SCBD Jakarta dengan bangunan setinggi 638 meter. Saat ini proyeknya sedang dikerjakan dengan target selesai pada 2018.

Proyek swasta milik pengusaha Tomy Winata ini dibangun melalui perusahaannya PT Danayasa Arthatama Tbk. Proyek ini akan dibangun setinggi 111 lantai dengan total biaya yang dibutuhkan Rp 18 triliun yang berasal dari sindikasi bank.

3. Reaktor Nuklir Muria

Meski menuai pro kontra pembangunan reaktor nuklir Muria direncanakan tetap dibangun di akhir tahun 2012 dan siap dioperasikan pada tahun 2016.

Proyek milik BATAN ini akan dibangun di Pegunungan Muria Jawa Tengah. Proyek ini rencananya memiliki 6 reaktor nuklir dengan masing-masing berdaya 600 MW atau total 3600 MW.

Proyek senilai Rp 30 triliun ini diharapkan bisa mengurangi krisis energi yang terjadi di Jawa dan Bali.(red/dbs)

Senin, 29 Oktober 2012

★ Koarmabar Operasikan KRI Buatan Dalam Negeri

kapal-subJakarta – Komando Arrmada RI Kawasan Barat (Koarmabar) saat ini telah mengoperasionalkan lebih dari 10 Unsur KRI jenis kapal patroli  Fast Patrol Boat (FPB) 57, Patrol Craft (PC) 40 dan Kapal Cepat Rudal (KCR) yang diproduksi putra-putra Indonesia di dalam negeri dalam mendukung kegiatan operasi patroli keamanan laut di perairan Wilayah Indonesia dalam rangka mempertahankan dan menjaga keutuhan NKRI.

Unsur KRI yang telah dioperasikan Komando Armada RI Kawasan Barat meliputi kapal patroli jenis  Fast Patrol Boat (FPB) 57 diantaranya KRI Barakuda 633 yang dioperasikan sejak tahun 1995 dilengkapi dengan heli deck, KRI Todak 631, KRI Lemadang 632 termasuk kapal cepat yang diluncurkann tahun 2003.

Selain itu  sejumlah kapal patroli cepat jenis Patrol Craff (PC) diantaranya KRI Boa 807, KRI Viper 820, KRI Welang 808, KRI Sanca 815 yang diproduksi oleh Fasilitas  pemeliharaan dan perbaikan di jajaran Pangkalan Utama TNI AL. Sedangkan KRI Tarihu 829, memiliki panjang 40 m, lebar 7,3 m, dilengkapi dengan persenjataan meriam kaliber 20 mm dan 12,7 mm dan memiliki kemampuan menempuh kecepatan 25 knot.

KRI Krait 827 diluncurkan tahun 2008 dengan kemampuan kecepatan sampai dengan 28 knot diproduksi oleh fasharkan Mentigi Lantamal IV bekerja sama dengan mitra kerja. Sementara unsur KRI yang dibangun oleh galangan mitra kerja diantaranya KRI Kobra 867 dan KRI Anaconda 868.

Untuk kapal perang Republik Indonesia (KRI) jenis Kapal Cepat Rudal memiliki panjang 40 meter dengan memiliki kecepatan sampai 30 knot diantaranya KRI Clurit 641 diluncurkan tahun 2011 dan KRI Kujang 642 yang diluncurkan tahun 2012.

Sejumlah unsur KRI dibawah jajaran  Komando Armada RI Kawasan Barat tersebut pernah dioperasikan oleh Komando pelaksana Opererasi Gugus Tempur laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) dan Gugus Keamanan laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamla Koarmabar) dan beberapa unsur KRI ditempatklam di Pangkalan Utama Jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat meliputi Lantamal I,II,III dan IV.

Unsur KRI produksi dalam negeri tersebut telah dilibatkan dalam berbagai operasi keamanan laut dan kegiatan SAR serta latihan Armada Jaya serta latihan bersama dan patroli terkoordinasi dengan Negara tetangga.

Kepala Dispenarmabar
Agus Cahyono
Letkol Laut (KH) NRP. 10881/P

Teks Gbr- Unsur KRI Produksi dalam negeri diantaranya KRI Viper-820 ,  KRI Welang-808, dan KRI Clurit-641saat melaksanakan kegiatan operasi  sandar di dermaga Batu Ampar Batam.

Alasan Pemerintah Prioritaskan Bangun Jembatan Selat Sunda

Bahkan, tawaran membangun jembatan penghubung Dumai-Malaysia ditolak. 


Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan bahwa pembangunan Jembatan Selat Sunda tetap menjadi prioritas pemerintah meski masih simpang siur hingga saat ini.

Sebab, pentingnya jembatan tersebut untuk meningkatkan koneksi antara dua koridor ekonomi besar yaitu Jawa dan Sumatera.

Menurut Wakil Menteri PU, Hermanto Dardak, bila jalan tol di Jembatan Selat Sunda terbangun, pengendara bisa memacu kendaraannya sampai 100 kilometer per jam.

"Dengan begini, kendaraan bisa berpindah dari pulau Jawa ke Sumatera dalam satu jam atau satu jam setengah," kata dia di Jakarta, Senin 29 Oktober 2012.

Hermanto mengungkapkan, hal ini amat bisa dilakukan karena pada dasarnya di beberapa negara memang memperbolehkan pengendara memacu kendaraannya sampai 130 kilometer per jam.

Bahkan, ia menambahkan, di negara maju seperti Jerman kecepatan kendaraan di jalan bebas hambatan tidak mengenal adanya pembatasan.

Didahulukan
 

Sementara itu, beberapa tahun yang lalu menurut Hermanto, Indonesia ditawari untuk membangun jembatan penghubung Dumai-Malaysia. "Saat ditawari itu, Malaysia bahkan telah menyiapkan dananya," katanya.

Namun, kata dia, kementerian urung melakukan persetujuan karena menurut pihaknya ada persoalan konektifitas antara Jawa dan Sumatera yang lebih penting. Lagipula, pembangunan jembatan Dumai-Malaysia akan lebih banyak berguna untuk Malaysia daripada bagi Indonesia.

"Malaysia jauh lebih siap untuk membangun industri terusan sawit. Kalau kita bangun penghubung, sawit Indonesia akan dilarikan ke sana," ujar Hermanto.(eh)


© VIVA.co.id

Penuhi Undangan Ratu Inggris, SBY akan Promosi Investasi

 SBY akan melakukan pertemuan dengan pelaku bisnis Inggris

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mempromosikan Indonesia sebagai lahan investasi yang menjanjikan di hadapan pelaku usaha Inggris, saat melakukan kunjungan kerja di negara Ratu Elizabeth tersebut.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Firmanzah mengatakan, SBY akan melakukan pertemuan dengan pelaku bisnis Inggris. SBY akan melakukan perjalanan ke London, Inggris, pada 30 Oktober sampai 3 November 2012. Ia mengatakan, ada target investasi dalam bidang energi di kunjungan itu, termasuk sektor industri kreatif yang juga akan dibahas.


"Akan ada pertemuan bisnis one on one dengan CEO British Petroleum, Jardines, dan Prudential. Dengan British Petroleum ada peluang berinvestasi di Indonesia untuk sektor energi minyak dan gas," ujar Firmanzah kepada wartawan, di Jakarta, hari ini.


Disebutkan, kunjungan kenegaraan ke Inggris selama tiga hari ini dilakukan SBY untuk memenuhi undangan Ratu Elizabeth II. Beberapa agenda penting telah disiapkan oleh kedua pemerintahan, di antaranya untuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral yang tercatat pada bulan Juni 2012 senilai US$1,57 miliar -- RI surplus sekitar US$167,49 juta.


Menurut Firmanzah lagi, SBY juga akan memberikan pidato di Business Forum Indonesia-Inggris mengenai prospek investasi di Indonesia, kepada beberapa pemangku kepentingan dan juga pelaku bisnis Inggris.


"Akan diangkat proyek pembangunan infrastruktur dalam MP3EI, kemudian juga peningkatan perdagangan antara Indonesia dan Inggris dan juga kerja sama investasi," tuturnya.


Selepas dari Inggris, SBY dan rombongan disebutkan akan meninggalkan London menuju Vientiene, Laos, guna menghadiri KTT ASEM hingga tanggal 6 November 2012.

 SBY Diberi Penghargaan Ksatria oleh Ratu Inggris

Sebelumnya yang pernah menerima penghargaan itu antara lain adalah Ronald Reagan, Jaques Chirac, dan Presiden Turki Abdullah Gul.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mendapatkan penghargaan (medali) ksatria dari Ratu Elizabeth II. Ini merupakan penghargaan yang pernah diterima oleh pemimpin negara ternama lainnya.


Staf Khusus Presiden RI bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah mengatakan, SBY mendapatkan penghargaan tersebut khusus dari Ratu Elizabeth II, atas pengakuan terhadap prestasi presiden ke-6 Indonesia tersebut.


"Nama penghargaannya, Knight Grand Cross of the Order of the Bath. Disebutkan sebagai
recognition. Persisnya atas apa, saya tidak berani menduga-duga," ujar Faizasyah, melalui pesan singkat kepada Beritasatu.com, Senin (29/10).

Faizasyah mengatakan, penghargaan akan diberikan pada tanggal 31 Oktober 2012. SBY dan rombongan sendiri akan bertolak ke London, Inggris, Selasa tanggal 30 Oktober besok, atas undangan Ratu Elizabeth II.


"Tidak ada upacara khusus. Hanya, Ratu (Inggris) akan menunjukkannya di ruang
display kepada Bapak Presiden, seusai makan siang tanggal 31 Oktober 2012," ujar Faizasyah lagi.

Faizasyah menyebutkan, sejumlah pemimpin asing yang pernah menerima penghargaan tersebut antara lain adalah mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Ronald Reagan, mantan Presiden Prancis Jaques Chirac, serta Presiden Turki Abdullah Gul.


Disebutkan, penghargaan "Knight Grand Cross" merupakan kelas tertinggi dari "Order of the Bath". Penghargaan yang pertama kali diberikan tahun 1725 ini merupakan penghargaan kepada prestasi menonjol anggota militer dan warga sipil.

Indonesia Terima Hibah 1.000 Solar Panel dari Cina

Jakarta -  Pemerintah Indonesia menerima hibah 1.000 unit solar panel dari pemerintah Cina. Penyerahan hibah secara simbolis dilakukan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, dan perwakilan pemerintah Cina, Ding Wei He, kantor Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, di Jakarta, Senin, 29 Oktober 2012.

Agung mengatakan, alasan pemerintah menerima hibah ini adalah memaksimalkan potensi besar Indonesia untuk mengembangkan instalasi listrik tenaga surya. Sebabnya, Indonesia terletak di garis khatulistiwa dan menerima panas matahari sepanjang tahun.

"Pemerintah akan memanfaatkan hibah ini dan mendistribusikannya ke daerah-daerah terpencil, terluar, dan terdepan, yang masih sangat membutuhkan pasokan listrik," ujar Agung. "Teknologi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya infrastruktur yang ramah lingkungan."

Menurut Agung, dalam mendistribusikan 1.000 panel surya ini Kementeriannya bakal menggandeng kementerian terkait lainnya. "Agar benar-benar sampai kepada mereka yang berhak dan memerlukan," ujar dia. Beberapa kementerian yang akan digandeng antara lain Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Kementerian Riset dan Teknologi.

Ding Wei He, yang juga Director of Xuzhu Economic and Technological Development Zone Management Committe, mengatakan pemberian hibah ini bermula ketika perwakilan Kota Xu Zhou Cina melakukan survei dan datang langsung ke Indonesia. "Akhirnya diputuskan untuk memberikan solar panel kepada Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, solar panel hibah tersebut merupakan produk perusahaan lokal Xu Zhou. Kota Xu Zhou sendiri merupakan kota energi di Cina di mana berkumpul perusahaan-perusahaan energi terkenal. Ding mengatakan, produk solar panel tersebut sangat sederhana, mudah digunakan, dan pemeliharaannya cukup sederhana.

Produk itu juga sudah digunakan di daerah pedalaman dan pegunungan Cina. "Kami melihat bahwa daerah-daerah terpencil di Indonesia belum memadai pencahayaan listriknya. Untuk itu, kami ingin berikan produk ini kepada daerah itu guna mengatasi permasalahan pencahayaan yang ada," ucap Ding.


Rangkaian Gempa Guncang Lembata, NTT

Dirasakan di Pulau Adonara, Larantuka, Flores Timur, dan Alor. 

Sebanyak empat kali gempa bumi berkekuatan 4,3 hingga 5,4 skala richter (SR), hari ini, mengguncang Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang Margiono mengakui adanya gempa bumi di Lembata yang berlangsung empat kali. Gempa pertama terjadi pada sekitar pukul 14.00 WITA.


Guncangan gempa yang cukup keras tersebut. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.


Hanya saja, belum ada laporan mengenai adanya kerusakan yang timbul akibat guncangan gempa tersebut.


"Pada gempa kedua dan ketiga, masyarakat dilaporkan berhamburan keluar rumah karena cukup keras. Barang-barang di meja juga pasti terjatuh," katanya.


Dia menambahkan, gempa pertama berada pada daerah dengan koordinat 8.13 derajat Lintang Selatan (LS), dan 123.46 derajat Bujur Timur (BT), berada 32 km barat laut Lembata, dengan kedalaman pusat gempa (episentrum) 10 km.


Gempa kedua terjadi pula di 34 km barat laut Lembata, berkekuatan 5,1 SR, pukul 13.34 WIB, berada pada lokasi dengan koordinat 8.11 derajat Lintang Selatan (LS) dan 123.48 derajat Bujur Timur (BT).


Gempa yang kedua ini di 34 km di barat laut Lembata, dengan kedalaman pusat gempa 10 km. Gempa terakhir tercatat terjadi pada posisi 40 km, barat laut Lembata, terjadi pada pukul 15.40 WITA.


Lokasinya gempa berada pada 8,06 Lintang Selatan (LS) dan 123.46 Bujur Timur (BT) atau 40 kilometer Barat Laut Lembata, dengan kedalaman 10 ribu km. Dia menambahkan, gempa bumi yang terjadi di Lembata tidak berkaitan dengan aktivitas di Gunung Ile Ape.


"Tidak ada kaitan dengan aktivitas di Gunung Ile Ape. Gempa itu terjadi di permukaan dan terasa di beberapa daerah tetangga," katanya.


Khusus untuk wilayah Lembata, gempa dirasakan 2-3 MMI. Anggota DPRD Lembata Ipi Bediona melalui telepon genggam mengatakan, guncangan gempa sangat keras terjadi di Lembata. Masyarakat berhamburan keluar rumah karena takut.


Saat ini kata dia, warga masih berada di luar rumah karena takut akan terjadi gempa susulan yang lebih kuat, kata Bediona.


Enam Proyek Besar Pemerintah Tahun Depan

 Anggaran hingga Rp196,9 triliun disiapkan pemerintah untuk proyek itu

Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, mengungkapkan, pemerintah terus berupaya meningkatkan infrastruktur penunjang pertumbuhan ekonomi kedepannya. Pada 2013 sedikitnya ada enam proyek infrastruktur yang disasar pemerintah.

Untuk mewujudkan proyek-proyek tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran hingga Rp 196,9 triliun dalam APBN 2013. Jumlah tersebut belum termasuk efisiensi yang akan dilakukan pemerintah.

"Ditambah kurang lebih Rp 7 triliun dari kementerian pendidikan dan kebudayaan. Angkanya juga akan lebih dari Rp 200 triliun. Proses penelaahan terus berjalan sekarang," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Senin 29 Oktober 2012.

Agus menambahkan, anggaran infrastruktur tersebut masih bisa bertambah dengan adanya optimalisasi yang dihasilkan dari kenaikan tarif listrik sebesar Rp 11,8 triliun. "Itu dialokasikan ke daerah Rp 2 triliun, Rp 9 triliun kita harapkan masuk ke infrastruktur," tambahnya.

Berdasarkan data kementerian Keuangan, berikut enam proyek prioritas pemerintah 2013:

1. Pembangunan Jaringan rel kereta api sepanjang 383,37 km jalur ganda dan pengadaan 93 lokomotf kereta rel disel (KRD), Kereta rel listrik (KRL), tram, dan rail bus

2. Jumlah jalan yang akan dipreservasi sepanjang 35.017 km dan jembatan yang dipreservasi 247.692 m

3. Pengembangan dan rehabilitasi 120 bandara dan pembangunan 15 bandara udara baru

4. Pembangunan 110 Rusunawa dan 1.088 rumah khusus dan rumah sejahtera yang terbangun melalui penyediaan PSU kawasan sebanyak 65.000 unit

5. Terbangunnya transmisi sepanjang 3.625 kms, gardu induk sebesar 4.740 MVA, peningkatan kapasitas pembangkit 188 MW

6. Luas layanan jaringan irigasi sekitar 107.302 ha mengembangkan jaringan dan optimalisasi air sepanjang 524.084 ha membangun 164 embung. (sj)


© VIVA.co.id

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More